Rybakina Mundur, Swiatek Melaju ke Semifinal Cincinnati Masters
Jumat, 21 Agu 2026, 07:37 WIBCINCINNATI- Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, harus mengakhiri langkahnya di Cincinnati Masters setelah mundur pada babak perempat final saat menghadapi Iga Swiatek, Jumat (21/8). Petenis peringkat dua dunia itu menyerah ketika tertinggal 1-4 pada set pertama.
Rybakina tiba-tiba menghentikan pertandingan setelah tidak mampu menumpukan beban pada tumit kirinya. Setelah mendapat penanganan singkat dari tim medis, mantan juara Grand Slam tersebut sempat kembali ke lapangan. Namun, hanya satu poin kemudian ia memutuskan tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Cedera tersebut menjadi pukulan telak bagi Rybakina, terlebih karena AS Terbuka 2026 akan dimulai hanya 10 hari lagi. Di sisi lain, kemenangan tanpa harus menyelesaikan pertandingan membawa Swiatek ke semifinal Cincinnati untuk menghadapi unggulan ketiga, Jessica Pegula.
Pegula memastikan tiket semifinal setelah menundukkan Amanda Anisimova melalui pertandingan sengit 6-4, 2-6, 7-6 (7-4).
Bagi Rybakina, Cincinnati sejatinya menjadi kesempatan besar untuk mencetak sejarah. Jika berhasil mencapai final, petenis berusia 27 tahun itu akan naik ke peringkat satu dunia untuk pertama kalinya dalam kariernya. Posisi tersebut terbuka setelah petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka tersingkir pada babak 16 besar.
Sabalenka secara mengejutkan dikalahkan petenis Republik Ceko, Sara Bejlek, yang berada di peringkat ke-35 dunia. Pertandingan berlangsung ketat hingga berakhir pada Kamis dini hari dan menambah rentetan hasil mengecewakan bagi juara empat Grand Slam tersebut.
Swiatek mengaku langsung merasa khawatir ketika melihat Rybakina mengalami masalah pada tumitnya.
"Sejujurnya, saya merasa cemas hanya dengan melihat situasi ini," kata Swiatek dalam wawancara di lapangan.
"Saya berharap dia baik-baik saja. Tentu saja, turnamen berikutnya menjadi prioritas. Saya tahu Cincinnati juga penting, tetapi US Open tetaplah US Open. Saya berharap dia siap untuk itu."
Swiatek juga menyayangkan cedera tersebut karena Rybakina sedang berada sangat dekat dengan posisi nomor satu dunia. "Dia juga sangat dekat dengan peringkat satu dunia, jadi sungguh disayangkan," ujar Swiatek.
Dengan kemenangan ini, Swiatek melanjutkan persiapannya menuju US Open. Namun, perhatian utama dunia tenis kini tertuju pada kondisi Rybakina, yang harus berpacu dengan waktu untuk memulihkan cedera tumit kirinya sebelum Grand Slam terakhir musim 2026.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kapal Tenggelam di Selayar, 46 Penumpang Selamat, 23 Hilang
-
PBB Desak AS dan Iran Kembali Berunding, Konflik Memanas Usai Gencatan Senjata Berakhir
-
Luar Biasa, Spanyol Juara Piala Dunia 2026!!!!!!!
-
CENTCOM Umumkan Kematian Tentara AS Ketiga oleh Ledakan Drone Kamikaze Iran
-
Trump Batalkan Rencana Tarif Tol Selat Hormuz, tetapi Blokade Iran Tetap Berlanjut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.