Bali Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Dermatologi Dunia
Kamis, 17 Sep 2026, 07:55 WIBDENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyatakan kesiapan untuk memberikan rekomendasi dan bantuan ke Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) guna memenangkan persaingan pencalonan tuan rumah World Congress of Dermatology (WCD) 2031.
"Tentu saya dukung, saya berikan rekomendasi untuk itu, apa-apa yang diperlukan untuk World Congress of Dermatology, sampaikan," kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan resmi di Denpasar, Rabu.
Gubernur Koster optimistis Bali memiliki peluang besar untuk memenangkan persaingan pencalonan tuan rumah WCD 2031 karena berbekal pengalaman Bali menyelenggarakan berbagai agenda internasional berskala besar, seperti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan World Water Forum (WWF) ke-10 pada 2024.
Ia mencontohkan pada pemilihan tuan rumah WWF ke-10, dari 36 negara yang memiliki hak suara, hanya enam negara yang tidak memberikan suara kepada Bali.
Keberhasilan tersebut menurut Koster sudah membuktikan kemampuan Bali dalam menyediakan fasilitas, infrastruktur, serta layanan bertaraf global yang mencerminkan kepercayaan dunia internasional.
Selain pengalaman mengelola agenda berskala dunia, daya tarik Bali sebagai destinasi pariwisata internasional, keandalan infrastruktur, serta keanekaragaman budaya dan alam menjadi nilai tambah kompetitif bagi Indonesia dibanding lima negara pesaing lainnya.
âDaya tarik Bali luar biasa untuk kegiatan internasional,â ujar orang nomor satu di Pemprov Bali itu.
Ketua Umum Perdoski periode 2024â2027 Hanny Nilasari sendiri menyampaikan bahwa Indonesia sudah mulai mempersiapkan diri mengikuti proses pemilihan tuan rumah WCD 2031 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 di Meksiko.Â
Dalam proses tersebut, Indonesia mengajukan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan untuk bersaing menghadapi lima negara lainnya.
âKami mohon dukungan Pak Gubernur agar Bali, Indonesia, bisa menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini, ada enam negara yang mengajukan diri, perkiraannya lebih dari 12 ribu peserta, belum lagi pendampingnya nanti,â ujar Hanny.
Menurutnya, WCD merupakan salah satu kongres internasional paling bergengsi di bidang dermatologi yang menjadi forum bertukarnya ilmu pengetahuan, perkembangan keilmuan, pengalaman klinis, serta penguatan jejaring internasional di bidang dermatologi, venereologi, dan estetika.
Apabila Bali berhasil terpilih, kehadiran lebih dari 12.000 peserta internasional beserta pendampingnya diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi Bali, khususnya pada sektor pariwisata dan industri Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE).
Tidak hanya berdampak positif pada pergerakan ekonomi dan pariwisata lokal, agenda ilmiah ini juga membuka peluang besar bagi penguatan jejaring kesehatan internasional, memperluas alih pengetahuan bagi tenaga medis Indonesia, serta memperkokoh reputasi Bali sebagai destinasi kegiatan ilmiah dan medis tingkat dunia.
Hanny memastikan Perdoski dan Pemprov Bali akan terus berkoordinasi secara intensif guna memperkuat posisi pencalonan Indonesia agar memenangi tender WCD 2031 mendatang.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tak Bisa Sembunyi Lagi: 'AI' Buatan Australia Mampu Endus Penyelundupan Satwa Laut
-
MBG Tetap Berjalan Selama Puasa
-
Trump Desak Raksasa Minyak Turunkan Harga BBM
-
Calon Peserta Pelatihan Kerja Ikuti Tes Seleksi di PPKD Jakarta Timur
-
Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.