Pemerintah Kota Makassar Bangun Jalan yang Puluhan Tahun Sulit Diakses Warga

Kamis, 20 Agu 2026, 08:30 WIB

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar membuka akses dan meningkatkan konektivitas masyarakat dengan membangun jalan yang puluhan tahun sulit diakses di wilayah perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, tepatnya di kawasan Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Makassar, Kamis (20/8), mengatakan pembangunan infrastruktur di berbagai tempat khusus jalan dan jembatan, masih terus berjalan, termasuk keterbatasan akses, khususnya wilayah perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Ket. Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan peninjauan ke berbagai tempat untuk melihat langsung progres dari proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan, jembatan dan lainnya di Makassar, Kamis (20/8/2026). — Sumber: ANTARA

"Saya meninjau langsung pembangunan jalan di Romang Tangayya ini. Saya juga bertemu warga, kita harapkan akses jalan segera selesai bulan depan," ujarnya.

Selama puluhan tahun, akses jalan menghubungkan warga Kota Makassar di wilayah tersebut, seakan terisolasi. Hal itu, disebabkan karena akses jalan terjal dan sulit dilalui saat musim hujan. Bahkan kerap banjir memutus alur jalanan, dan juga dipenuhi lumpur.

Jalan yang sebelumnya sulit dilalui dan menjadi kendala mobilitas diharapkan dapat ditata dan diperbaiki, sehingga memberikan akses yang lebih aman dan mudah bagi warga.

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan pembangunan jalan tersebut dilakukan untuk membuka akses langsung bagi masyarakat Kampung Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa.

"Pembangunan ini untuk membuka akses langsung masyarakat Romang Tangayya. Jadi warga tidak perlu lagi kesulitan aktivitas," ujar Zuhaelsi.

Dengan dibangunnya akses tersebut, masyarakat Romang Tangayya yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan jalan diharapkan tidak lagi merasa berada di kawasan yang terisolasi.

Oleh karena itu, dibawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dilakukan perbaikan jalan itu untuk membuka akses jalan warga yang sebelumnya harus memutar sejauh akibat medan yang sulit.

Pemerintah Kota Makassar ingin memastikan pembangunan benar-benar hadir hingga ke wilayah paling ujung, termasuk kawasan yang berbatasan langsung dengan daerah lain.

Langkah ini sekaligus menegaskan arah pembangunan Kota Makassar yang tidak hanya mengejar pertumbuhan di pusat kota, tetapi juga membuka konektivitas antarwilayah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh masyarakat.

Ia menjelaskan, pembangunan Jalan Beton Romang Tangayya–Tamangapa memiliki panjang sekitar 1 kilometer dengan lebar 4 meter.

Jalan tersebut berada di Kampung Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, dan menjadi bagian dari upaya pemerintah kota meningkatkan konektivitas sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.

Sebelum dibangun, kondisi jalan tersebut masih berupa jalan tanah. Kondisi itu membuat akses warga menjadi cukup sulit, terutama ketika memasuki musim hujan karena permukaan jalan mudah berlumpur dan sulit dilalui kendaraan.

Melalui proyek tersebut, jalan tersebut direkonstruksi menggunakan konstruksi beton sehingga diharapkan dapat memberikan akses yang lebih layak bagi masyarakat.

"Jalan yang sebelumnya masih berupa tanah ini kita lakukan rekonstruksi beton. Harapannya akses masyarakat bisa lebih mudah dan mobilitas warga semakin lancar," ucapnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

El Nino Mengganas, Honduras Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro

Kemenag Satukan Guru Lintas Agama dalam Konfederasi Profesi Guru 2026–2030.

Namanya Mirip, Band Metal Demon Hunter Gugat Netflix terkait Pelanggaran Merek Dagang "Kpop Demon Hunters"

Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Tempat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU.

Harga Emas Antam Naik Rp80.000 Menjadi Rp2,725 Juta/Gr pada Kamis

Bantu Korban Gempa NTT, PMI DKI Jakarta Kirim Tim Medis ke Wilayah Terdampak

HUT ke-81 Jawa Barat, Sejarah Berdirinya Jabar Dibacakan dengan Lima Dialek Sunda.

Disperindag Kabupaten Lebak: Pasokan Melimpah, Harga Komoditas Cabai dan Bawang Turun 

Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg

Cegah Tawuran, Pemkot Jaksel Ngajak "Ngopi Cetar" di Kantor Wali Kotaa

Emas Antam Makin Mahal! Harga Hari Ini Meroket Rp80.000 per Gram Jadi Rp2,725 Juta/Gram

Harga Cabai Rawit Tembus Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650: Cek Harga Pangan Terbaru!

Menhub Tegaskan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran

Pangeran Harry dan Meghan akan Pindah Lagi ke Inggris

Jangan Sampai Terlewat! SIM Keliling Tersedia di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini

Misteri Tiga Nelayan Hilang di Pantai Paseban, Tim SAR Jember Perluas Pencarian

Gerakan RAMAH Kembangkan Nilai Ekonomi Sampah Plastik di Kota Bima

Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Dari Anjing Robot hingga Robot Pembantu, Tiongkok Pamerkan Ambisi Robotikanya di Konferensi Dunia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.