India Siap Jajaki Kerja Sama Sektor Nuklir dengan Indonesia

Kamis, 20 Agu 2026, 08:00 WIB

JAKARTA - India siap menjajaki peluang kerja sama pengembangan nuklir bersama Indonesia. Negara itu terus berupaya mencari peluang dan sektor yang dapat dikerjasamakan pasca kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia.

Hal itu diungkapkan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty dalam diskusi terkait prospek kerja sama bilateral pascakunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada Juli 2026.

Ket. Foto: Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty (tengah) menyampaikan sambutannya dalam agenda dialog terkait prospek kerja sama bilateral pascakunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia di Kedutaan Besar India di Jakarta, Rabu (19/8/2026). — Sumber: ANTARA

“Kami bahkan ingin mendukung program nuklir Indonesia,” kata Dubes Chakravorty di Kedutaan Besar India di Jakarta pada Rabu.

Meski mengakui kerja sama India-Indonesia saat ini sudah terbilang luas dan telah mencakup sektor-sektor kunci seperti pendidikan, farmasi, hingga teknologi antariksa, Dubes menyebut masih banyak sektor lain yang dapat dijajaki.

Menurut Chakravorty, dengan keinginan Indonesia mengembangkan program nuklir sipil untuk tujuan damai, India tertarik ambil bagian untuk berkontribusi dalam hal tersebut.

Terlebih lagi, India memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang tersebut, ucap Dubes.

“Kami memiliki pengalaman yang panjang di bidang tersebut, dan kita dapat menjadi mitra dalam pengembangannya,” kata Dubes India.

Semangat memperluas kerja sama bilateral, bahkan hingga bidang nuklir, merupakan salah satu hasil dari saling balas kunjungan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi.

Chakravorty menyebut kunjungan Presiden Prabowo ke India pada Januari 2025 membawa dinamika dan energi baru yang memperkuat hubungan Indonesia-India.

“Sementara, kunjungan PM Modi ke Indonesia bulan lalu membawa dinamika dan dorongan baru pada kemitraan bilateral,” tambahnya.

Dia juga berharap bahwa dengan penguatan hubungan bilateral, masyarakat Indonesia akan menjadikan India sebagai pilihan pertama dalam berbagai aspek kehidupan mereka, seperti ketika ingin berwisata ke luar negeri, mencari komoditas dagang, atau melanjutkan pendidikan.

“Kemitraan kita bersifat multidimensi. Kami pun berupaya mencari ceruk yang ada di setiap bidang,” ucap Chakravorty.

Adapun dalam kunjungannya ke Indonesia bulan lalu, PM India Narendra Modi mempromosikan Visi Gangga-Mahakam untuk memperkuat kemitraan strategis antara India dan Indonesia.

Diambil dari nama sungai terkenal di masing-masing negara, visi tersebut menekankan pada perlunya kedua negara mempererat kerja sama di lima bidang prioritas, yaitu keterhubungan peradaban, pembangunan bersama, keamanan, kemakmuran maritim, serta suara negara-negara berkembang atau Global South.

Menurut dia, visi tersebut akan membuka jalan menuju perdamaian, kemakmuran, dan kemajuan bersama bagi generasi mendatang.

  • RI-India

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.