Trump Sebut Penyatuan Irlandia Hal Natural, Abaikan Respons Dingin PM Inggris

Senin, 14 Sep 2026, 16:03 WIB

ISTANBUL - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Minggu (13/9) mengatakan penyatuan Irlandia dan Irlandia Utara merupakan “salah satu hal paling alami sepanjang masa”, seraya menyiratkan bahwa pembagian wilayah secara historis tersebut seharusnya diselesaikan.

“Saya selalu mencintai rakyat Irlandia dan menurut saya Anda memiliki Irlandia Utara dan Anda memiliki Irlandia, dan menurut saya salah satu hal yang paling alami sepanjang masa adalah menyatukan keduanya,” kata Trump kepada wartawan saat berkunjung ke Irlandia. Trump mengeklaim “banyak orang setuju” dengan pandangannya.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Getty Images

Menanggapi pertanyaan soal sikap Perdana Menteri Inggris Andy Burnham bahwa tidak akan ada pemungutan suara konstitusional tanpa persetujuan mayoritas di Irlandia Utara, presiden AS itu mengabaikan penolakan resmi tersebut dengan mengatakan, “Semua orang mengatakan begitu, lalu berbagai hal terjadi.”

Pernyataan itu disampaikan setelah London menolak pandangan Trump yang sebelumnya mengatakan dalam suatu konferensi pers bersama Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin di Dublin bahwa ia “akan senang” melihat Irlandia bersatu dan menyarankan penyatuan “sebaiknya terjadi sekarang”.

Kantor Perdana Menteri Inggris menegaskan bahwa persyaratan dalam Good Friday Agreement 1998 belum terpenuhi. Perjanjian tersebut menetapkan bahwa referendum hanya dapat digelar ketika mayoritas di Irlandia Utara secara jelas mendukung untuk meninggalkan Inggris.

Perdebatan tersebut muncul ketika Perdana Menteri Irlandia Utara Michelle O’Neill, Perdana Menteri Skotlandia John Swinney, dan Perdana Menteri Wales Rhun ap Iorwerth dilaporkan bersiap bertemu di Cardiff pada Senin (14/9) untuk membahas perubahan konstitusional dan penguatan kerja sama di luar kendali London.

Beralih ke kebijakan energi, Trump berpendapat bahwa Inggris harus menghentikan proyek energi terbarukan dan memanfaatkan cadangan bahan bakar fosil di lepas pantai Skotlandia untuk menghindari kehancuran ekonomi.

“Jika mereka membuka kawasan Laut Utara, Inggris akan menjadi negara kaya. Jika mereka tidak membuka kawasan Laut Utara, Inggris akan bangkrut,” kata Trump, seraya mengeklaim perusahaan-perusahaan minyak internasional terus mendesaknya untuk mendukung pengeboran di Laut Utara dan mengkritik impor energi Inggris saat ini dari Norwegia dan Denmark.

  • Irlandia
  • dublin
  • northern ireland
  • scotland

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.