Kurang Persiapan, Pendaki Korban Hipotermia di Gunung Bawakaraeng Menjadi 31 Orang
Selasa, 18 Agu 2026, 14:45 WIBGOWA -- Jumlah korban pendaki yang mengalami kendala fisik bertambah menjadi 31 orang usai mengikuti rangkaian upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam momentum HUT Ke-81 RI di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Mayoritas pendaki dievakuasi akibat menderita hipotermia, asma kelelahan parah, serta cedera kaki setelah melintasi jalur pendakian yang padat dan bersuhu dingin ekstrem," ujar Komandan Rescuer Basarnas Makassar Darul Astiyadi melalui keterangannya diterima di Gowa, Selasa.
Sebelumnya, tercatat sebanyak 26 orang dievakuasi Tim SAR Gabungan pada Senin (17/8/2026) malam.â Namun dari informasi diterima, dilaporkan pagi tadi, masih banyak pendaki yang mengalami kendala fisik atau diistilahkan trouble.
Dari puluhan korban yang ditangani, sebagian besar telah berhasil dievakuasi ke Posko Bulu Balea untuk mendapatkan perawatan medis dari tim gabungan maupun rujukan ke Puskesmas Tinggi Moncong.
Hingga Selasa pagi, tim di lapangan masih berjibaku melakukan proses evakuasi terhadap satu orang pendaki yang mengalami cedera lutut parah di sekitar Pos 7 jalur Lembanna. Korban ditandu turun gunung menuju titik aman dengan memperhitungkan kondisi medan terjal.
Dari data posko registrasi, tercatat peserta yang terdaftar sebanyak 3.786 orang pendaki yang masuk dari empat jalur perlintasan Utama seperti di Pos Registrasi Bulu Balea, Tassoso, Kanreapia, dan Lembanna menuju puncak gunung.
Merespons antusias peserta meramaikan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di puncak gunung itu sebanyak 295 personil Tim SAR gabungan dikerahkan mengawal kegiatan tersebut tersebar pada delapan titik termasuk di Lembah Ramma dan Puncak Gunung Bawakaraeng.
Pengawalan peserta dalam Operasi Siaga SAR Khusus Merah Putih sejak 15-18 Agustus 2026 dilakukan personel gabungan dari unsur Basarnas, komunitas SAR, relawan, hingga tenaga medis. Personil ditempatkan untuk memantau pendaki dari jalur masuk naik ke puncak hingga alur kepulangannya.
Dia mengatakan penanganan darurat hingga hari terakhir ini, personel gabungan yang disebar di 8 titik strategis termasuk Lembah Ramma dan Puncak Bawakaraeng tetap disiagakan secara penuh untuk mengawal alur kepulangan para pendaki.
âKepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar menegaskan, penanganan keselamatan terus dilakukan hingga seluruh pendaki dipastikan turun dengan aman.
Pihaknya mengimbau rombongan pendaki yang bergerak turun pada hari terakhir ini untuk saling menjaga, memperlambat tempo perjalanan.
Jika ada anggota kelompok yang lelah mengalami cedera dan tidak sanggup turun, segera meminta bantuan ke pos siaga terdekat.
"Tim SAR memastikan mengawal seluruh pendaki turun dengan selamat, meski masa operasi siaga khusus telah berakhir sejak kemarin," tuturnya.
- Gunung Bawakaraeng
- pendaki hipotermia
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Final Piala FA: Manchester City Dibebani Jadwal Padat, Chelsea Siap Ambil Peluang
-
Basarnas Makassar Gelar Siaga Merah Putih Kawal 1.942 Pendaki Gunung Bawakaraeng
-
BRIN Kembangkan Alat Inkubator Percepat Pembenihan Ikan Nila secara Efisien
-
Marc Marquez Belum Terkalahkan di Sirkuit Sachsenring
-
Daya Tampung Hampir 10 Juta m3! Bendungan Meninting Kunci Swasembada Pangan Lombok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.