Daya Tampung Hampir 10 Juta m3! Bendungan Meninting Kunci Swasembada Pangan Lombok

Rabu, 15 Jul 2026, 13:46 WIB

JAKARTA – Pasca diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (10/7), Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dioptimalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selain difungsikan untuk mendukung swasembada pangan, Bendungan Meninting juga bermanfaat untuk penyediaan air baku, energi baru terbarukan, serta pengendalian banjir di Lombok Barat.

Menteri PU Dody hanggodo mengatakan, diresmikannya Bendungan Meninting merupakan salah satu langkah perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan air nasional. 

Ket. Foto: Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) selain difungsikan untuk mendukung swasembada pangan, juga bermanfaat untuk penyediaan air baku, energi baru terbarukan, serta pengendalian banjir di Lombok Barat — Sumber: istimewa

“Arahan Bapak Presiden Prabowo melalui Asta Cita sangat jelas. Swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air yang memerlukan tata kelola air yang tertib, berkelanjutan, dan benar-benar mampu memberikan manfaat yang maksimal kepada petani dan rakyat Indonesia,” kata Menteri Dody.

Bendungan Meninting dibangun pada periode 2018-2025 dengan biaya sebesar Rp1,473 triliun. Bendungan ini memiliki tinggi 74 meter, kapasitas tampung sebesar 9,91 juta m3, serta luas genangan mencapai 46,16 ha. 

“Alhamdulillah dengan adanya bendungan ini yang mampu menampung sampai dengan hampir 10 juta m3, air dapat dimanfaatkan sepanjang tahun. Dan sawah yang tadinya bergantung pada tadah hujan menjadi sawah yang bisa kita airi dari bendungan seluas 1.600 hektare dengan jaringan irigasi kurang lebih 26 km. Dulu sebelum ada Bendungan Meninting hanya bisa satu kali tanam, saat ini sudah bisa menjadi tiga kali musim tanam,” jelas Menteri Dody.

Selain itu, bendungan ini juga telah menyelesaikan konflik horizontal masyarakat Kabupaten Lombok Barat terkait air dengan menyediakan air baku sebesar 150 liter per detik.

“Khusus untuk Bendungan Meninting ini sendiri, bendungan ini telah bisa mengurangi konflik horizontal yang selama ini sebelum bendungan ini ada selalu terjadi antara para perani dari Lombok Barat khususnya karena mereka selalu berebut ait manakala musim tanam tiba,” kata Menteri Dody.

Sebagai infrastruktur multifungsi, Bendungan Meninting juga memiliki potensi pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 0,8 MW serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 9,23 MW. Di sisi lain, bendungan ini berperan dalam pengendalian banjir dengan kemampuan mereduksi genangan banjir hingga 59 ha.

Fathul Faizi, salah seorang petani dari Kabupaten Lombok Barat berterimakasih kepada Kementerian PU atas beroperasinya Bendungan Meninting. 

“Sebelum adanya bendungan hasil panen belum berlimpah, tapi sejak adanya bendungan, hasil panen kita berlimpah. Dan sebelum bendungan ini dibangun, disini banjir terus-terusan. Tapi setelah adanya bendungan, banjir itu tidak pernah ada karena tertahannya air di bendungan. Alhamdulillah masyarakat disini sangat bersyukur dengan adanya bendungan terlebih petani,” tandasnya.

  • Bendungan
  • Kementerian PU
  • Program Swasembada Pangan

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier

Pilihan Pelancong Dunia, Vietjet Dinobatkan sebagai Maskapai dengan Seragam Awak Kabin Terbaik

Kekeringan Melanda Natuna, Polres Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga dan Sekolah.

Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas.

Kampanye “Berani Bicara Berat” Tegaskan Obesitas Sebagai Penyakit Kronis

HUT ke-81 RI, Dedi Mulyadi Pastikan Upacara di Gedung Sate Sekaligus Buka Hasil Revitalisasi.

Sikap Siap Hormat! Prajurit Marinir Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara Telkomsel 74 Meter.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.

KSOP Ternate Minta Warga Laporkan Petugas yang Terlibat Pungli Pembayaran Bagasi.

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

Khofifah: Pasar Murah Jadi Strategi Jaga Inflasi dan Dekatkan Pangan ke Masyarakat.

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kodam IX/Udayana Bantu Evakuasi Warga Terdampak.

Saat Utang Jadi Beban, Pengusaha Ungkap Strategi Menyelamatkan Bisnis

Momen Spesial, 118 Pendaki dari Berbagai Daerah akan Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Puluhan Wisatawan Asing di Pulau Padar Viewpoint Terekam Panik saat Gempa NTT Mengguncang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.