Bukan Sembarangan! Ibu-Ibu di Terminal Kalideres Kompak Tarik Bus 20 Ton Rayakan HUT RI

Minggu, 16 Agu 2026, 22:00 WIB

Jakarta - Ibu-ibu dan peserta lainnya turut menyemarakkan lomba tarik bus dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (16/8).

Kepala Terminal Kalideres Nur Prasetyo mengatakan lomba tersebut melibatkan berbagai pihak yang sehari-hari beraktivitas di area terminal, termasuk ibu-ibu.

Ket. Foto: Emak-emak serta peserta lainnya menyemarakkan lomba tarik bus dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (16/8). — Sumber: Antara

"Pesertanya dari karyawan PO bus, agen-agen PO bus, pegawai Dishub, UMKM, dan pedagang asongan di terminal. Tujuannya untuk memeriahkan terminal dan mempererat kebersamaan para pelaku usaha di dalam terminal bus," kata Nur.

Salah seorang peserta, Ena (48), mengaku telah mempersiapkan fisiknya sejak pagi untuk mengikuti perlombaan. Namun, ia mengaku tenaga yang disiapkan tetap terasa kurang saat harus menarik bus.

"Sudah disiapkan tenaganya. Tapi tenaganya tiba-tiba hilang karena berat busnya," ujar Ena.

Ena yang merupakan petugas PO bus tersebut telah dua kali mengikuti lomba tarik bus setelah berpartisipasi pada 2025. Ia bahkan berkelakar bahwa beban hidup lebih berat dibandingkan bus yang harus ditarik.

"Lebih berat beban hidup daripada beban bus," katanya.

Bersama sekitar 15 anggota tim, Ena berhasil memenangkan pertandingan. Menurut dia, tujuan utama mengikuti perlombaan bukanlah hadiah, melainkan memeriahkan suasana HUT Kemerdekaan.

"Kita bukannya mengharapkan hadiahnya, buat keseruannya saja, buat meramaikan 17 Agustus," ujarnya.

Peserta lainnya, Nila (47), juga mengaku antusias mengikuti lomba tarik bus tingkat tersebut.

"Pengalaman seru banget. Semangat 45 nariknya. Pokoknya busnya berat banget," kata Nila.

Ia menilai menarik bus secara bersama-sama membutuhkan kerja sama tim, berbeda dengan menghadapi beban kehidupan yang lebih bersifat mental.

"Kalau beban hidup kan mental, kita jalanin saja. Kalau ini (bus) kan bareng-bareng, ketarik sama kita. Harus ada kerja sama kelompok," ujarnya.

Bus yang digunakan dalam perlombaan merupakan bus tingkat armada Gunung Harta dengan berat diperkirakan mencapai 20 ton. Meski membutuhkan tenaga ekstra, suasana lomba berlangsung meriah dengan berbagai kelakar dari para peserta dan penonton.

Selain lomba tarik bus, Terminal Kalideres juga menggelar berbagai perlombaan khas 17 Agustus, seperti catur, sepak bola perempuan, joget terong, joget balon, balap karung, tarik tambang, dan makan kerupuk.

  • Lomba 17 Agustus

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.