- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perkuat Inovasi, Arab Saud...
Perkuat Inovasi, Arab Saudi Tetapkan Standar Baru dengan Operasi Jantung Dibantu Robot
Jumat, 24 Jan 2025, 00:15 WIBIstanbul - Rumah Sakit Spesialis dan Pusat Penelitian Raja Faisal (KFSHRC) di Riyadh, Arab Saudi berhasil melakukan implantasi jantung buatan HeartMate 3 Abbott yang dibantu robot, demikian disampaikan pihak rumah sakit.
Melalui pernyataan resmi rumah sakit yang dilaporkan Anadolu pada Kamis, diketahui operasi tersebut dilakukan pada seorang pasien berusia 35 tahun yang menderita gagal jantung stadium lanjut disertai dengan komplikasi ginjal dan paru-paru.
Setelah menjalani rawat inap selama 120 hari, pemulihan pasien berlangsung sangat cepat, hanya membutuhkan waktu empat hari di ruang perawatan intensif dan diperkirakan akan pulang dalam waktu 10 hari, jauh lebih cepat dari waktu pemulihan standar untuk prosedur serupa.
"Pencapaian ini menunjukkan kemampuan kami untuk menyeimbangkan inovasi yang berani dengan tindakan pencegahan keamanan yang ketat, memberikan solusi medis mutakhir yang mendefinisikan kembali kemungkinan dalam perawatan kesehatan," kata Dr. Bjorn Zoega, yang juga wakil CEO KFSHRC.
Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pemimpin global dalam inovasi medis.
Dr. Feras Khaliel, Kepala Bedah Jantung dan Direktur Program Bedah Robotik dan Minimal Invasif di pusat tersebut, memimpin operasi.
Khaliel menekankan ketepatan dan keamanan prosedur yang dibantu robot dan mencatat pasien tidak mengalami infeksi, perdarahan, atau komplikasi lainnya.
"Pasien kagum dengan bekas luka yang minimal, mencerminkan kemampuan canggih dari teknologi robotik," katanya.
HeartMate 3 yang dirancang untuk mendukung pasien dengan gagal jantung stadium lanjut, diimplantasi dengan bantuan robot untuk mengurangi trauma operasi dan waktu pemulihan.
Keith Boettiger, Wakil Presiden Bisnis Gagal Jantung Abbott, memuji kolaborasi dengan rumah sakit tersebut.
"Prosedur ini menggarisbawahi bagaimana inovasi dalam teknologi kesehatan dapat meningkatkan kualitas hidup secara signifikan," katanya.
Prosedur yang dibantu robot di KFSHRC merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengintegrasikan teknologi canggih ke dalam perawatan kesehatan.
Institusi ini sebelumnya telah meraih pengakuan global untuk transplantasi jantung dan hati robotik dan secara konsisten menempati peringkat di antara rumah sakit terbaik di dunia.
Institusi ini mengamankan posisi teratas di Timur Tengah dan Afrika dan menempati peringkat ke-20 secara global di antara 250 Pusat Medis Akademik teratas untuk tahun kedua berturut-turut.
Mereka juga diakui sebagai merek perawatan kesehatan paling bernilai di Arab Saudi dan Timur Tengah dalam peringkat Brand Finance 2024.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bijak Bermedsos, Psikolog Ingatkan Perilaku di Media Sosial Cerminkan Karakter dan Integritas Seseorang
-
Pelaku Usaha Didorong Menerapkan Inovasi Kemitraan untuk Perkuat Jaringan Bisnis
-
Progres LRT Manggarai-Kelapa Gading Capai 98 Persen, Beroperasi Agustus 2026
-
Tren Umrah Mandiri Meningkat, Persiapan Biaya dan Dokumen Perlu Diperhatikan
-
"Gak Bisa Tumbuh Sendiri!" Ini Kunci Bertahan Bisnis di Tengah Tantangan 2026
-
Keajaiban, Wanita Korban Gempa Kolombia Selamat Usai 30 Jam Terjebak Reruntuhan
-
IHSG Hari Ini Ditutup Hijau, Optimisme Ekonomi Kalahkan Kekhawatiran Pasar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.