Dampak Kemarau di Pontianak Mulai Terasa, Produksi Sayuran Menurun Membuat Harga Naik

Sabtu, 15 Agu 2026, 05:22 WIB

BENGKAYANG - Musim kemarau mulai menekan produksi sejumlah komoditas sayuran di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang berdampak pada berkurangnya pasokan dan kenaikan harga beberapa jenis sayuran di pasar tradisional.

Pedagang sayur di Pontianak, Alex, mengatakan keterbatasan air membuat produksi sejumlah komoditas hortikultura menurun, terutama tanaman yang membutuhkan pasokan air cukup selama masa pertumbuhan.

Ket. Foto: Pasar Flamboyan Pontianak, Kalbar. — Sumber: Antara foto

“Kondisi tersebut terutama dirasakan pada wortel, timun, tahu dan sejumlah sayuran buah yang membutuhkan pasokan air cukup untuk menunjang produksi,” kata Alex di Pontianak, Jumat (14/8).

Menurut dia, kenaikan harga paling terasa pada mentimun dan sejumlah sayuran buah. Berkurangnya ketersediaan air membuat produksi petani menurun sehingga pasokan yang masuk ke pasar ikut berkurang.

“Untuk timun dan sayur-sayuran buah lumayan naik. Harganya naik karena produksi berkurang. Karena tidak ada air, produksinya menjadi lebih sedikit,” ujarnya.

Sejumlah komoditas sayuran lainnya juga mengalami kenaikan sekitar Rp2.000 akibat terbatasnya pasokan. Salah satu komoditas yang sebelumnya dijual sekitar Rp20.000 per kantong besar kini mencapai Rp25.000.

Namun, kenaikan harga belum terjadi pada seluruh komoditas sayuran. Beberapa jenis masih tersedia dengan harga relatif stabil karena pasokannya masih mencukupi kebutuhan pasar.

Untuk cabai, harga masih bervariasi berdasarkan daerah asal pasokan. Cabai yang didatangkan dari Pulau Jawa berada di kisaran Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai dari Sambas sekitar Rp50.000 per kilogram.

“Kalau cabai rawit lokal sekitar Rp70.000 per kilogram. Sementara cabai lokal yang kita pasok dari Sambas sekitar Rp50.000 per kilogram,” katanya.

Sementara itu, harga cabai keriting yang sebelumnya sempat tinggi kini mulai mengalami penurunan. Pasokan cabai tersebut berasal dari sejumlah daerah, baik dari wilayah lokal maupun luar Kalimantan Barat, termasuk Pulau Jawa.

Beragamnya sumber pasokan tersebut membantu menjaga ketersediaan komoditas di pasar Pontianak di tengah produksi lokal yang mulai terpengaruh kondisi kemarau.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan, operasi pasar dan gerakan pangan murah rutin dilaksanakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Dalam rangka pengendalian inflasi daerah, kita selalu melaksanakan operasi pasar dan melakukan gerakan pangan murah secara rutin untuk masyarakat,” ujarnya.

Gerakan pangan murah tersebut katanya, menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi tekanan harga komoditas pangan akibat perubahan produksi dan pasokan selama musim kemarau.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Pemkab Serang Anggap Belum Perlu Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan

Sambut HUT ke-81 RI, Tarif Bus Trans Jateng Didiskon

Maresca Bungkam soal Masa Depan Rodri, Fokus Bawa Manchester City Rebut Trofi Community Shield

Pesepeda Finlay Tarling Meninggal Dunia dalam Balapan Volta a Portugal

Awas ISPA di Tengah Musim Kemarau! Ini Tips Menjaga Kesehatan Pernapasan

Timnas Futsal Indonesia Tak Berdaya di Tangan Klub Asal Spanyol, O Parrulo, 3-5

Laga Uji Coba: Atletico Madrid Taklukkan Marseille 2-1

Ada Gebrakan Pendidikan di Bali! Koster Kumpulkan Kepala Daerah Selaraskan Metode Gasing

Jelang Laga Kompetisi, Pelatih Pieter Huistra Genjot Latihan PSS Sleman

Destinasi Wisata Baru di Tabanan Hadirkan Kuliner dan Galeri 1.000 Artefak Nusantara

Dampak Kemarau di Pontianak Mulai Terasa, Produksi Sayuran Menurun Membuat Harga Naik

Bikin Penasaran! Mengapa Pemkab Serang Belum Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan?

Kabar Baik untuk Pekerja Migran! Kemenkum NTT Perkuat Perlindungan Lewat Posbankum

Semarak HUT RI! Satgas Yonif 511/DY Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga Papua

Terapi Psikososial di Malang Bantu Disabilitas Tingkatkan Kemandirian dan Kepercayaan Diri

Tragedi Volta a Portugal! Pesepeda Inggris Finlay Tarling Meninggal Dunia Saat Balapan

Mengejutkan! Cristian Romero Segera Tinggalkan Tottenham dan Gabung Atletico Madrid

Brighton Kunci Masa Depan Diego Gomez, Kontrak Baru Resmi Diperpanjang!

Borussia Dortmund Tak Sanggup Datangkan El Mala, Ini Kendalanya

Terpilih Jadi Duta GenRe Sulut 2026, Ken Monding-Rachel Dampi Membawa Misi Ini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.