Zulhas Blak-blakan: Ada Program Pemerintah Belum Sukses, Minta Doa agar Segera Diperbaiki
Senin, 10 Agu 2026, 02:18 WIBJakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta doa dan dukungan masyarakat, utamanya dari warga Jatma Aswaja, agar pemerintah dapat memperbaiki sejumlah program yang belum berjalan optimal demi memberikan manfaat bagi masyarakat.
âMohon doanya yang belum sukses kita akan perbaiki, kerja keras, agar program-program itu tepat menjadi manfaat untuk umat,â ujar Zulkifli Hasan saat doa keselamatan bangsa, zikir kebangsaan, dan haul pendiri NKRI yang diinisiasi Pengurus Besar Jamiyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (PB Jatma Aswaja) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (9/8)
Menteri yang biasa disapa Zulhas itu mengatakan pemerintahan saat ini telah berjalan hampir dua tahun dan dalam pelaksanaannya terdapat program yang berhasil maupun yang masih memerlukan perbaikan.
Menurut dia, salah satu capaian pemerintah adalah keberhasilan mencapai swasembada pangan. Kondisi tersebut, kata Zulhas, membuat ketersediaan sejumlah bahan pangan seperti beras, ikan, ayam, dan telur berada dalam kondisi cukup.
"Pemerintah baru 20 bulan, hampir 2 tahun. Ada yang berhasil, contohnya yang berhasil, pangan, Alhamdulillah kita swasembada. Jadi ibu-ibu tidak usah khawatir, beras cukup, ikan cukup, ayam cukup, telur cukup, Insya Allah,â kata dia.
Namun, Zulhas mengakui harga sejumlah komoditas pangan masih mengalami kenaikan. Pemerintah, kata dia, tengah melakukan operasi untuk menekan harga agar kembali terjangkau masyarakat.
âMemang harga lagi naik, kita sekarang lagi operasi besar-besaran agar harga bisa turun kembali,â katanya.
Zulhas meminta para ulama, tokoh agama, dan masyarakat yang hadir dalam doa dan zikir kebangsaan untuk mendoakan pemerintah agar dapat menjalankan berbagai program secara baik.
Ia mengatakan doa dari para ulama dan orang-orang saleh menjadi penting bagi pemerintah dalam menjalankan amanah dan memperbaiki kebijakan yang belum berjalan optimal.
âMohon doanya agar pemerintah bisa melaksanakan program-programnya dengan baik untuk kebaikan kita semuanya,â ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah situasi dunia yang dinilainya tidak menentu.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB Jatma Aswaja Helmy Faishal Zaini, mengatakan bahwa zikir kebangsaan dan Haul pendiri NKRI bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengingat kembali tanggung jawab spiritual dan kebangsaan setiap warga negara.
"Cinta tanah air bukan hanya sesuatu yang kita ucapkan, tetapi harus menjadi bagian dari laku kehidupan. Ketika kita berdoa untuk keselamatan bangsa, sesungguhnya kita sedang mengingatkan diri bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang harus kita rawat bersama,â ujar Helmy.
- Menko Pangan
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Membenahi Saluran Air di Sejumlah Kawasan yang Rawan Banjir di Bogor
-
Banjir Sebabkan Jalan Tol Jakarta-Tangerang Macet Panjang
-
Pemprov Harap Warga Lebih Banyak Naik Angkutan Umum
-
Kasus Korupsi MBG Bertambah, Kejagung Tetapkan Sekretaris Deputi BGN Jadi Tersangka
-
Timnas Voli Putri U18 Indonesia Panggil 12 Pemain ke Pelatnas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.