- Home
-
- Megapolitan
-
- JEF 2026 Dirancang BI DKI ...
JEF 2026 Dirancang BI DKI Jadi Ajang Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif
Jumat, 07 Agu 2026, 14:25 WIBJAKARTA -Â Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta terus berupaya memperkuat ekonomi kreatif di ibu kota, salah satunya melalui Jakarta Economic Forum (JEF) 2026.
Gelaran tersebut dirancang sebagai media kolaboratif mendalam yang mempertemukan para pembuat kebijakan, akademisi, pelaku industri, serta investor untuk menggali gagasan, strategi, dan inovasi pengembangan ekonomi kreatif dari berbagai kalangan di provinsi setempat.
âKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas serta akselerasi pertumbuhan ekonomi,â kata Deputi Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Bambang Arianto di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan penyelenggaraan JEF 2026 dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang konkret serta membuka ruang kemitraan strategis baru bagi para pemangku kepentingan.
"Sinergi erat ini menjadi kunci utama untuk mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi Jakarta yang tinggi, inklusif, hijau, dan berkelanjutan sebagai kota global yang berdaya saing," ujar Bambang.
Dia pun menegaskan Bank Indonesia secara konsisten mengambil peran aktif sebagai fasilitator dan akumulator pertumbuhan pilar ekonomi baru, khususnya ekonomi kreatif.
âMelalui program pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), peningkatan kapasitas wirausaha muda, hingga fasilitasi pembiayaan inklusif,â tutur Bambang.
Selain itu, dia mengatakan Bank Indonesia juga berfokus memperkuat rantai nilai ekonomi kreatif sehingga mampu meningkatkan daya saing global dan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.
"Serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta," ungkap Bambang.
Puncak acara JEF 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II 2026 tumbuh kuat sebesar 5,52 persen year-on-year (yoy), atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional yang tercatat sebesar 5,29 persen (yoy).
Kinerja positif tersebut ditopang oleh permintaan domestik yang tetap solid, investasi yang terakselerasi, serta kinerja lapangan usaha utama.
Dari sisi permintaan, Konsumsi Rumah Tangga tumbuh sebesar 5,18 persen (yoy) yang didukung oleh maraknya penyelenggaraan event besar seperti Jakarta Fair Kemayoran dan periode libur sekolah.
Sementara itu, investasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 6,52 persen (yoy) dan konsumsi pemerintah tumbuh tinggi sebesar 14,70 persen (yoy) seiring penyaluran gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN).
âSerta percepatan belanja program prioritas. Dari sisi eksternal, ekspor bar
ang dan jasa juga tumbuh sebesar 9,82 persen (yoy),â imbuh Bambang. Ant
- Ekraf Nasional
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.