Jaksel yang Tertinggi, Investasi di Jakarta Didominasi Sektor Ekonomi Perkotaan

Jumat, 07 Agu 2026, 02:48 WIB

JAKARTA - Investasi di Provinsi DKI Jakarta masih didominasi sektor-sektor strategis yang mendukung aktivitas ekonomi perkotaan dan transformasi Jakarta sebagai kota global, berdasarkan realisasi penanaman modal Semester I Tahun 2026.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis, mengatakan tiga sektor dengan kontribusi investasi terbesar ialah sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan realisasi Rp54,3 triliun atau 31 persen dari total investasi.

Ket. Foto: Ilustrasi - Seseorang berkonsultasi usaha di Jakarta. — Sumber: Antara foto/HO-Pemprov DKI Jakarta

Posisi berikutnya ditempati sektor jasa lainnya sebesar Rp43,6 triliun atau 25 persen, serta sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp28,4 triliun atau 16 persen.

Dominasi ketiga sektor tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap sektor yang menopang konektivitas, perdagangan, serta pengembangan jasa sebagai penggerak utama perekonomian Jakarta.

Selain itu, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp14 triliun atau 8 persen, disusul sektor konstruksi sebesar Rp12,9 triliun atau 8 persen. Adapun sektor lainnya secara kumulatif mencapai Rp20,3 triliun atau 12 persen.

Adapun Jakarta membukukan realisasi investasi sebesar Rp173,6 triliun atau 17,2 persen dari total realisasi investasi nasional pada semester I 2026, berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Nilai tersebut terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp106,5 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp67,1 triliun.

Jakarta Selatan favorit investor

Jakarta Selatan menjadi lokasi favorit investor di semester I 2026 dengan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar se-DKI Jakarta dengan nilai mencapai Rp62,7 triliun.

Heru mengatakan tingginya capaian investasi tersebut didukung oleh berbagai keunggulan Jakarta, mulai dari infrastruktur yang terintegrasi, pasar yang besar, sumber daya manusia yang kompetitif, hingga ekosistem bisnis yang semakin matang.

"Realisasi investasi terbesar berada di Jakarta Selatan, disusul Jakarta Pusat sebesar Rp49,9 triliun, Jakarta Utara Rp23,1 triliun, Jakarta Barat Rp20,6 triliun, dan Jakarta Timur Rp17,1 triliun,” katanya.

Sementara itu, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu membukukan realisasi investasi sebesar Rp289 miliar.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.