Penerima Bansos Terindikasi Judol Melonjak
📅 Kamis, 06 Agu 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim PenulisMelalui proses evaluasi dan penyaringan data tersebut, dia memastikan bahwa kondisi ekonomi penerima bansos dipantau secara berkala hingga terdeteksi adanya peningkatan kesejahteraan keluarga.
Adapun selain KPM yang graduasi, pemutakhiran data BPS periode triwulan ketiga ini juga mencatat jutaan KPM yang desil ekonominya naik serta ratusan KPM yang mengundurkan diri secara sukarela dari program bansos.
“Selain graduasi, ada 1.665 keluarga penerima manfaat BPNT mengundurkan diri secara sukarela. Sementara bansos KPM yang dialihkan itu ada 1.641.090 keluarga penerima manfaat. Kenapa dialihkan? Karena yang pertama desil naik dan juga tidak memenuhi kriteria penerima keluarga penerima manfaat. Kesadaran masyarakat ini patut diapresiasi,” kata dia.
Saifullah menilai bahwa proses graduasi, mengundurkan diri secara sukarela ini merupakan indikator positif perbaikan pendataan penerima manfaat berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang sedang digencarkan, dengan harapan juga berimplikasi pada tujuan utama yakni mengentaskan kemiskinan berkelanjutan yang dijalankan pemerintah.
“Untuk penyaluran bantuan sosial kita di triwulan ketiga ini sampai sekarang terus berproses. Sudah lebih dari 7 juta yang disalurkan untuk PKH, dan lebih dari 12 juta untuk bantuan pangan non-tunai atau bantuan sembako. Mudah-mudahan sesuai rencana, paling tidak bulan Agustus ini sudah tuntas seluruhnya untuk 18 juta KPM,” katanya. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!