Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerima Bansos Terindikasi Judol Melonjak

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penerima Bansos Terindikasi Judol Melonjak Doc: Antara
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait temuan penerima bantuan sosial (Bansos) terindikasi bermain judi online hasil evaluasi PPATK di Jakarta, Rabu (5/7/2026)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengaku prihatin atas lonjakan signifikan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program bantuan sosial yang ditangguhkan penyalurannya akibat terindikasi transaksi judi online (judol).

Mensos mengungkapkan bahwa temuan indikasi penggunaan dana bansos untuk perjudian daring tersebut berpatokan pada data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Hasil evaluasi (periode penyaluran triwulan II) tahun 2026, ada 1.494.652 KPM penerima bansos sembako atau berkartu sembako yang ditangguhkan karena terindikasi judi online,” jelas Mensos di Jakarta, Rabu (5/8).

Dia menjelaskan bahwa angka temuan pada periode triwulan kedua 2026 ini mengalami lonjakan lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan periode tahun 2025 yang tercatat sebanyak 600 ribu KPM.

Selain pada program bantuan sembako, penangguhan akibat transaksi judi online juga menyasar program Program Keluarga Harapan (PKH) yang mencapai ratusan ribu penerima manfaat. “Sementara untuk penerima manfaat PKH yang ditangguhkan karena teridentifikasi transaksi judi online ada sebanyak 794.475 KPM,” ­katanya.

Untuk itu, Kementerian Sosial saat ini tengah melakukan penelusuran serta pendalaman secara intensif terhadap jutaan data KPM yang terindikasi melanggar aturan tersebut bekerja sama dengan PPATK, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), kementerian/lembaga terkait lain - dinas pemerintah daerah.

“Sengaja atau tidak sengaja, atau rekening dimanfaatkan orang lain, kita sungguh prihatin rekening buat judol padahal dia para KPM itu sangat-sangat membutuhkan bantuan ini,” kata dia.

Meski demikian, Saifullah menegaskan pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas berupa pengalihan hak bantuan jika KPM terbukti secara sengaja menggunakan dana bansos untuk judi online. Adapun tindakan tegas berupa pencoretan dan pengalihan hak bansos tersebut diutamakan bagi penerima yang melakukan pelanggaran secara berulang dari peringatan tahun sebelumnya.

Naik Kelas

Dalam kesempatan sama, Kementerian Sosial (Kemensos) juga mengumumkan kabar baik mengenai sebanyak 132.272 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) yang berhasil naik kelas atau tergraduasi dari status kemiskinan pada triwulan ketiga tahun 2026.

Mensos mengatakan bahwa angka graduasi tersebut mencakup keluarga penerima manfaat Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Sembako serta Program Keluarga Harapan (PKH). “Total ada 132.272 KPM yang naik kelas atau graduasi dari bantuan sosial,” kata dia.

Dia menyebutkan capaian tersebut terdiri dari 81.000 KPM penerima bansos BPNT/Sembako serta 51.272 KPM penerima bansos PKH yang kini dinilai telah mandiri secara ekonomi.

Pusat Data (Pusdatin) Kemensos mencatat dinamika kelulusan penerima bansos tersebut berpatokan pada data pemutakhiran berkala yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tiga bulan sekali.

Pemutakhiran data BPS yang diterima setiap tanggal 10 per bulan penyaluran disaring kembali oleh petugas BPS dan Kemensos untuk memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial-ekonomi dari pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.