Inggris, Jerman, dan Spanyol ke Delapan Besar

Selasa, 22 Sep 2026, 07:11 WIB

LONDON - Inggris Raya, Jerman dan Spanyol memastikan tempat di Final yang terdiri dari 8 tim (babak delapan besar) Davis Cup setelah melewati babak kualifikasi dengan meyakinkan. Inggris menyapu bersih Ekuador 3-0 di London. Jerman yang dipimpin Alexander Zverev menyingkirkan Kroasia dan Spanyol memastikan kemenangan telak atas tuan rumah Chile.

Hasil tersebut melengkapi delapan negara yang akan bertarung di Final 8 di Bologna Italia pada tanggal 24-29 November. Italia sebagai juara bertahan sekaligus tuan rumah kembali menjadi salah satu kandidat utama dalam persaingan menuju trofi Davis Cup.

Ket. Foto: Pedro Martinez dan Jaume Munar dari Spanyol merayakan setelah memenangkan pertandingan melawan Alejandro Tabilo dan Tomas Barrios dari Chile dalam pertandingan tenis ganda Kualifikasi Piala Davis di Parque Deportivo Estadio Nacional di Santiago, pada 20 September 2026. — Sumber: Javier TORRES / AFP

Inggris menjadi salah satu tim yang tampil paling solid. Kemenangan ditentukan melalui nomor ganda ketika Henry Patten/Neal Skupski mengalahkan Diego Hidalgo/Gonzalo Escobar 6-3 6-4.

Patten yang menempati peringkat satu dunia ganda dan Skupski di posisi ketiga dunia hanya membutuhkan satu break pada set pertama untuk mengendalikan pertandingan. Duet Inggris itu kembali mencuri servis lawan pada gim kesembilan set kedua sebelum menutup laga dengan servis mereka sendiri.

“Kami merasa luar biasa dan sangat bahagia bisa menyelesaikannya pada pertandingan pertama,” ujar Patten usai pertandingan. Kemenangan di nomor ganda tersebut sekaligus mengukuhkan keunggulan Inggris setelah dua kemenangan nomor tunggal sehari sebelumnya. Debutan Toby Samuel menundukkan Andres Andrade. Sedangkan Arthur Fery mengatasi semifinalis Wimbledon Alvaro Guillen Meza.

Kekuatan Inggris kali ini tidak hanya bertumpu pada satu pemain. Kombinasi pemain muda di sektor tunggal dan pasangan ganda kelas dunia membuat mereka memiliki kedalaman skuad yang menjadi modal penting ketika persaingan memasuki Final 8.

Di Halle Jerman Alexander Zverev juga menunjukkan bahwa keberhasilan di level Grand Slam tidak membuat fokusnya terpecah. Juara US Open itu mengalahkan petenis Kroasia Dino Prizmic 6-2 6-4 hanya dalam 77 menit.

Zverev yang kini berada di peringkat dua dunia tampil dominan dengan tiga kali mematahkan servis lawan dan tidak sekalipun menghadapi break point. Kemenangan tersebut membawa Jerman semakin dekat dengan gelar Davis Cup pertama sejak 1993.

“Davis Cup di kandang sendiri di hadapan para pendukung sungguh luar biasa,” ujar Zverev. Menurutnya atmosfer tersebut menjadi gambaran mengenai arti penting Davis Cup. Dia juga menilai Jerman memiliki tim kuat yang pantas tampil di putaran final.

Zverev sebelumnya membuka jalan kemenangan Jerman dengan mengalahkan Matej Dodig dalam dua set pada hari Sabtu. Kroasia sempat menyamakan kedudukan melalui Dino Prizmic tetapi Kevin Krawietz dan Tim Puetz kemudian memenangkan pertandingan ganda sehingga Jerman kembali berada di depan.

Spanyol juga tidak mengalami kesulitan berarti di Santiago. Jaume Munar dan Pedro Martinez memastikan kemenangan 3-0 setelah mengalahkan Tomas Barrios Vera dan Alejandro Tabilo 6-0 6-3.

Kemenangan Spanyol sebelumnya telah dibangun melalui nomor tunggal. Daniel Merida dan bintang muda berusia 20 tahun Rafael Jodar meraih kemenangan pada Sabtu untuk menempatkan tim Matador dalam posisi nyaman.

Spanyol pun untuk kali ketiga secara beruntun melangkah ke fase akhir Davis Cup. Konsistensi tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan mereka tidak sekadar mengandalkan satu generasi pemain melainkan mulai terbentuk sebagai kekuatan tim yang memiliki kedalaman. ben/AFP/G-1

  • Davis Cup

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.