Inovasi Dorong Pertanian Lebih Produktif di Tengah Berbagai Tantangan
Senin, 03 Agu 2026, 00:00 WIBJAKARTA â Inovasi pertanian sangat dibutuhkan di tengah tantangan perubahan iklim. Sebab, masalah penurunan kualitas lingkungan mengancam pertumbuhan komoditas pertanian yang berujung pada penurunan produktivitas.
Fenomena ini terjadi di banyak negara termasuk di Indonesia yang tengah dihantam masalah kekeringan. El Nino mengancam pertumbuhan tanaman di banyak daerah. Berangkat dari itu perusahaan teknologi pertanian gobal, Syngenta Indonesia membuat sebuah produk baru, Cuprinomat yang diandalkan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman. Biostimulan tersebut membantu petani selaku produsen pangan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Eryanto, Presiden Direktur Syngenta Indonesia menerangkan, Biostimulant tersebut diformulasikan untuk membantu meningkatkan proses alami tanaman serta toleransi terhadap cekaman abiotik misalnya kondisi lingkungan yang tidak ideal seperti panas, kekeringan, atau factor non-hama lainnya).
"Teknologi ini menonjolkan tiga manfaat utama yaitu solusi lengkap tepat, pertumbuhan memikat, dan hasil melompat, untuk membantu petani menghadapi tantangan budidaya di lapangan," ucapnya di Jakarta, (2/8).
Teknologi terbaru ini mengkombinasikan asam amino, asam humat, asam fulvat, serta nutrisi mikro komprehensif yang bekerja sinergis untuk membantu mempercepat pertumbuhan tanaman, memperkuat ketahanan terhadap stres lingkungan, mengoptimalkan penyerapan nutrisi, dan mendukung hasil panen yang lebih tinggi. "Inovasi ini semakin relevan di tengah tantangan perubahan iklim yang menuntut praktik pertanian yang lebih adaptif dan berkelanjutan," ungkap Faizal.
Adapun Grand Finale peluncurannya digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan akhir Juli lalu yang dihadiri sekitar 450 petani serta para pemangku kepentingan sektor pertanian. Edukasi sebelumnya digelar secara marathon di sejumlah daerah seperti Medan, Alahan Panjang, Lampung, Karawang, Indramayu, Grobogan, Jember, Indramayu, Lombok, dan Makassar, dan akhirnya tiba di Sidrap.
Eryanto menekankan pertumbuhan adalah sebuah perjalanan. Di setiap tahap siklus hidupnya, tanaman menghadapi berbagai tantangan dan tekanan lingkungan. "Melalui Cuprinomat, kami menghadirkan solusi yang membantu tanaman tetap tumbuh optimal dalam berbagai kondisi, sehingga petani dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan berkelanjutan,â ujarnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Jatuh dari Tebing di Pantai Kelingking Bali, Turis Asal Australia Tewas
-
LG Perluas Ekosistem AI Home dengan ThinQ Claw di IFA 2026
-
PT KAI: KA Pandalungan 2 Beroperasi dengan Diskon 30 Persen
-
Sinergi TNI, Pemerintah, dan Pelaku Usaha Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Bogor
-
Aksi Mahasiswa Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan 9.242 Personel Tanpa Senjata Api
-
Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Baru Pengolahan Sampah
-
Poin-poin Penting dari Putaran Pertama Perundingan AS-Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.