- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Batalkan Serangan ke...
Trump Batalkan Serangan ke Iran Demi Peluang Kesepakatan Besar
Minggu, 02 Agu 2026, 11:12 WIBWASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (1/8) mengumumkan bahwa dirinya membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran. Pengumuman itu disampaikan langsung melalui akun Truth Social miliknya, setelah, menurut Trump, Iran bersama sejumlah negara di Timur Tengah meminta Washington menunda aksi militer karena kerangka dasar sebuah kesepakatan telah berhasil disusun.
Dari Axios, dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa militer Amerika sebenarnya sudah berada dalam kondisi siap tempur penuh.
"Amerika Serikat telah bersiaga penuh dan siap bertindak melawan Republik Islam Iran, dengan kekuatan militer yang belum pernah disaksikan sejak Perang Dunia II."
Meski demikian, Trump mengaku memilih memberi kesempatan bagi jalur diplomasi setelah menerima permintaan dari Iran dan sejumlah negara di kawasan.
"Namun demikian, kami baru saja menerima permintaan dari Iran dan sejumlah negara di Timur Tengah agar menunda serangan, karena kerangka dasar sebuah kesepakatan telah berhasil disepakati."
Trump kemudian mengungkapkan poin-poin utama yang diklaim menjadi bagian dari kesepakatan tersebut. Salah satunya adalah pembukaan penuh Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia, serta penghentian ancaman dari program nuklir Iran.
"Kesepakatan itu mencakup pembukaan Selat Hormuz secara langsung, menyeluruh, dan tanpa syarat, serta diakhirinya ancaman nuklir Iran."
Atas dasar itu, Trump memutuskan membatalkan rencana serangan. Namun ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bergantung pada tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.
"Atas permintaan tersebut, demi kepentingan dunia dan demi masa depan Iran yang damai serta makmur, saya setuju membatalkan serangan, dengan syarat kesepakatan itu dapat segera diwujudkan."
Trump juga menyatakan bahwa Israel mendukung langkah tersebut.
"Negara Israel bergabung dengan saya dalam komitmen ini."
Di akhir pernyataannya, Trump mendesak seluruh pihak yang terlibat agar segera menyelesaikan proses negosiasi.
"Mari semuanya mulai bekerja dan selesaikan kesepakatan ini."
Pernyataan Trump menjadi perkembangan terbaru di tengah ketegangan yang selama beberapa bulan terakhir memicu kekhawatiran akan pecahnya perang yang lebih luas di Timur Tengah. Sebelumnya, Amerika Serikat dikabarkan telah menyiapkan opsi serangan baru terhadap Iran sebagai respons atas meningkatnya ancaman keamanan di kawasan.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait klaim Trump bahwa kedua belah pihak telah mencapai kerangka kesepakatan. Karena itu, para pengamat menilai situasi masih sangat dinamis. Jika proses diplomasi berhasil, kawasan Timur Tengah berpeluang memasuki babak baru menuju deeskalasi. Namun apabila negosiasi gagal, ancaman konflik berskala besar masih tetap membayangi.
- Perang Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Khawatir Hujan Rudal Iran, AS Pindahkan F-35 dari Pangkalan Teluk ke Israel
-
Mojtaba Bersumpah Iran akan Terus Mendukung Hizbullah
-
AS akan Serang Habis-habisan Semua Lokasi Nuklir Iran, Target Berikutnya Kompleks Bawah Tanah Gunung Pickaxe
-
Intelejen Rencana Serangan ke Gunung Pickaxe Iran Bocor ke Publik, Trump Kesal pada Netanyahu - Picu Ketegangan Baru AS-Israel
-
Iran Konfirmasi Pilot Su-24 Tewas Usai Serang Pangkalan AS di Al Udeid Qatar, Misteri Terungkap Lewat Tes DNA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.