PT Pertamina Patra Niaga Perkuat Akses Pasar UMKM Binaan lewat IFW 2026
Minggu, 02 Agu 2026, 13:18 WIBJAKARTA â Pertamina Patra Niaga memperkuat akses pasar bagi UMKM binaannya melalui ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 dengan menghadirkan 11 pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka ke pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan keikutsertaan 11 UMKM binaan dalam IFW 2026 merupakan langkah perusahaan untuk memperkenalkan beragam kerajinan lokal, mulai dari busana daerah, kain batik, hingga kerajinan tangan kepada masyarakat luas.
Menurut Kitty, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (02/8), upaya tersebut sejalan dengan komitmen pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pihaknya di seluruh wilayah operasionalnya.
âUMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Sebagai pilar utama daya tahan ekonomi nasional, UMKM tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga menjadi motor penggerak kreativitas dan kearifan lokal," katanya.
Ia mengatakan keterlibatan UMKM binaan dalam IFW 2026 menjadi bukti komitmen perusahaan untuk mengangkat kelas usaha lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dengan membuka akses promosi dan jaringan bisnis, perusahaannya berharap produk-produk lokal binaan perusahaan negara ini dapat semakin dikenal hingga menembus pasar global, sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif nasional, kata Kitty.Â
Ajang IFW 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 menjadi momentum bagi para pelaku UMKM binaan Pertamina Patra Niaga untuk berinteraksi langsung dengan konsumen.
Salah satu pengunjung, Tia Nyono, mengaku tertarik dengan produk kerajinan mutiara dari brand Vite yang dipamerkan di booth Pertamina Patra Niaga. Ia memilih salah satu produk berupa cincin berwarna perak dengan hiasan mutiara setelah melihat berbagai koleksi yang tersedia.
Selain Vite, produk UMKM lain yang menarik perhatian pengunjung adalah Narita Shibori. Pengunjung bernama Lisa mengaku terkesan dengan koleksi busana bercorak unik yang ditampilkan UMKM tersebut.
Ia sempat mempertanyakan keterkaitan Pertamina Patra Niaga dengan industri fesyen sebelum mengetahui bahwa kehadiran UMKM tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.
Vite dan Narita Shibori merupakan dua dari 11 UMKM binaan Pertamina Patra Niaga melalui program Community Involvement & Development (CID) yang berpartisipasi dalam IFW 2026.
Vite dikenal sebagai UMKM yang bergerak di bidang kerajinan berbahan dasar perak dengan tingkat kemurnian mencapai 92,5 persen. Produk yang dibuat secara manual atau handmade tersebut memiliki nilai tambah karena mengutamakan ketelitian dan keunikan dalam proses pembuatannya.
Melalui dukungan Pertamina Patra Niaga, produk Vite berhasil memperluas jaringan bisnis hingga pasar internasional dan telah diekspor ke Algeria, Panama, serta Malta.
Sementara itu, Narita Shibori menghadirkan produk fesyen yang menggabungkan kreativitas dengan nilai inklusi sosial. Dalam proses produksinya, UMKM tersebut melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Solusi Koreksi Penglihatan Tanpa Kacamata Semakin Presisi Berkat Teknologi Lasik Modern
-
PM Italia Kaget Disebut Memohon Berfoto kepada Trump
-
Hancurkan 799 Fasilitas, Kerugian Gempa Filipina Tembus 1,36 Miliar Peso
-
Ikuti Ketentuan dan Arahan Pemerintah, Pertamina Turunkan Harga Pertamax
-
PANCASAKTI Run 2026 Siapkan Tiket Lari di World Marathon Majors
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.