M4CR Jadi Proyek Rehabilitasi Mangrove Terbesar di Dunia, Targetkan 32.634 Hektare Hutan Mangrove

Minggu, 02 Agu 2026, 09:50 WIB

PENAJAM PASER UTARA - Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan Muhammad Zainal Arifin mengemukakan bahwa Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR), yang luas targetnya 32.634 hektare, merupakan proyek rehabilitasi mangrove terbesar di dunia.

"Perlu diketahui, 32.634 hektare ini adalah proyek rehabilitasi mangrove terbesar di dunia. Tidak pernah ada proyek yang melebihi luasan yang akan dicapai oleh M4CR ini," katanya dalam acara Media Gathering M4CR di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8).

Ket. Foto: Foto udara perahu nelayan melintas di kawasan mangrove yang terancam abrasi di pantai Karangsong Indramayu, Jawa Barat, Selasa (24/6/2025). — Sumber: ANTARA

Ia menyampaikan bahwa Program M4CR merupakan lanjutan program rehabilitasi mangrove yang dijalankan sejak tahun 2022 bersama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan melanjutkan pelaksanaan program tersebut setelah masa tugas BRGM berakhir.

"Kami kemudian melanjutkan amanah rehabilitasi ini dengan target terakhir yang ditetapkan sebesar 32.634 hektare," kata Zainal merujuk pada target capaian program pada 2027.

Program M4CR dilaksanakan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sumatera Utara, dan Riau.

Program tersebut mencakup upaya rehabilitasi mangrove, pembentukan Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM), pelaksanaan Sekolah Lapang Mangrove, pengembangan mata pencaharian berbasis mangrove, serta penyaluran bantuan pendanaan untuk rehabilitasi mangrove.

Zainal mengatakan bahwa wilayah Kalimantan Timur, yang mencakup kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), mendapat porsi rehabilitasi mangrove paling besar dalam pelaksanaan program tersebut.

"Kalimantan Timur, termasuk IKN di dalamnya, harus menyelesaikan hampir 12.000 hektare. Jadi, sekitar 30 persen lebih dari total prestasi M4CR nasional akan ditentukan oleh kegiatan di Kalimantan Timur," katanya.

Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Otorita IKN dalam melaksanakan upaya rehabilitasi mangrove di wilayah ibu kota baru.

"Kami ingin mengangkat IKN, bersama-sama dengan IKN membangun ambience dari M4CR ini dari Ibu Kota Nusantara," kata Zainal.

"Karena M4CR ini ada di empat provinsi, kami berharap setelah ini akan ada lagi kegiatan rehabilitasi mangrove di seluruh Nusantara," ia menambahkan.

  • Rehabilitasi Mangrove

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.