M4CR Jadi Proyek Rehabilitasi Mangrove Terbesar di Dunia, Targetkan 32.634 Hektare Hutan Mangrove
Minggu, 02 Agu 2026, 09:50 WIBPENAJAM PASER UTARA - Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan Muhammad Zainal Arifin mengemukakan bahwa Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR), yang luas targetnya 32.634 hektare, merupakan proyek rehabilitasi mangrove terbesar di dunia.
"Perlu diketahui, 32.634 hektare ini adalah proyek rehabilitasi mangrove terbesar di dunia. Tidak pernah ada proyek yang melebihi luasan yang akan dicapai oleh M4CR ini," katanya dalam acara Media Gathering M4CR di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8).
Ia menyampaikan bahwa Program M4CR merupakan lanjutan program rehabilitasi mangrove yang dijalankan sejak tahun 2022 bersama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).
Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan melanjutkan pelaksanaan program tersebut setelah masa tugas BRGM berakhir.
"Kami kemudian melanjutkan amanah rehabilitasi ini dengan target terakhir yang ditetapkan sebesar 32.634 hektare," kata Zainal merujuk pada target capaian program pada 2027.
Program M4CR dilaksanakan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sumatera Utara, dan Riau.
Program tersebut mencakup upaya rehabilitasi mangrove, pembentukan Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM), pelaksanaan Sekolah Lapang Mangrove, pengembangan mata pencaharian berbasis mangrove, serta penyaluran bantuan pendanaan untuk rehabilitasi mangrove.
Zainal mengatakan bahwa wilayah Kalimantan Timur, yang mencakup kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), mendapat porsi rehabilitasi mangrove paling besar dalam pelaksanaan program tersebut.
"Kalimantan Timur, termasuk IKN di dalamnya, harus menyelesaikan hampir 12.000 hektare. Jadi, sekitar 30 persen lebih dari total prestasi M4CR nasional akan ditentukan oleh kegiatan di Kalimantan Timur," katanya.
Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Otorita IKN dalam melaksanakan upaya rehabilitasi mangrove di wilayah ibu kota baru.
"Kami ingin mengangkat IKN, bersama-sama dengan IKN membangun ambience dari M4CR ini dari Ibu Kota Nusantara," kata Zainal.
"Karena M4CR ini ada di empat provinsi, kami berharap setelah ini akan ada lagi kegiatan rehabilitasi mangrove di seluruh Nusantara," ia menambahkan.
- Rehabilitasi Mangrove
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Amazon Siapkan Ribuan Lapangan Kerja Baru dari Ekspansi AI di Asia Tenggara
-
Riset: Milenial dan Gen Z Indonesia Ubah Tekanan Menjadi Strategi Bertahan dan Berkembang
-
Korban Meninggal Gempa Bumi di Sulteng Capai 3 Orang
-
Dan Brumm Ungkap Peran Tata Suara dalam Kesuksesan Serial Animasi Bluey
-
BPDAS Mahakam Berau: Rehabilitasi Mangrove Perlu Dilakukan Terpadu.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.