Singapore Airlines Dinobatkan sebagai Maskapai Terbaik Dunia 2026

Senin, 21 Sep 2026, 19:43 WIB

JAKARTA—Singapore Airlines (SIA) dinobatkan sebagai World’s Best Airline atau Maskapai Terbaik Dunia 2026 dalam ajang Skytrax World Airline Awards. Penghargaan tersebut menjadi kali keenam Singapore Airlines meraih predikat tertinggi dari Skytrax.

Penghargaan diumumkan dalam acara Skytrax World Airline Awards 2026 yang berlangsung di London pada 18 September 2026. Selain penghargaan utama sebagai maskapai terbaik dunia, Singapore Airlines juga meraih Best Airline in Asia, World’s Best Economy Class, serta World’s Best Economy Class Onboard Catering.

Ket. Foto: Pesawat A350 Singapore Airlines. Maskapai penerbangan ini dinobatkan sebagai Maskapai Terbaik Dunia 2026 oleh Skytrax berdasarkan survei penumpang global yang melibatkan lebih dari 300 maskapai. — Sumber: Singapore Airlines

Skytrax menempatkan World Airline Awards sebagai penghargaan yang didasarkan pada pilihan penumpang melalui survei kepuasan pelanggan global. Dalam edisi 2026, survei mencakup lebih dari 300 maskapai dan melibatkan penumpang dari lebih dari 100 negara. Skytrax menyebut survei tersebut sebagai Passenger’s Choice Awards karena pilihan maskapai sepenuhnya berasal dari penilaian pelanggan.

Survei pelanggan untuk penghargaan 2026 berlangsung selama September 2025 hingga Agustus 2026. Skytrax menyediakan survei dalam delapan bahasa, yakni Inggris, Spanyol, Prancis, Portugis, Turki, Jepang, Mandarin, dan Korea. Survei dilakukan secara daring melalui platform World Airline Survey.

Dalam metode penilaiannya, responden diminta memilih maskapai yang mereka anggap terbaik dan memberikan penilaian kepuasan menggunakan skala 1 sampai 5 terhadap berbagai aspek pengalaman perjalanan. Penilaian mencakup pengalaman di bandara maupun selama berada di dalam pesawat.

Aspek yang dinilai antara lain pelayanan awak kabin, keramahan dan perhatian staf, efisiensi pelayanan, proses check-in dan boarding, layanan bagasi, fasilitas ruang tunggu, kenyamanan kursi, kebersihan kabin, fasilitas hiburan, konektivitas Wi-Fi, kualitas dan pilihan makanan serta minuman, hingga persepsi terhadap nilai yang diperoleh penumpang dibandingkan dengan biaya perjalanan.

Skytrax juga menerapkan penyaringan terhadap data survei. Informasi IP dan pengguna diperiksa untuk mengidentifikasi pengisian ganda maupun entri yang tidak memenuhi syarat. Entri yang dianggap duplikat atau tidak memenuhi kriteria dihapus dari hasil survei. Responden juga tidak mendapatkan pembayaran atau imbalan atas partisipasinya.

Skytrax menyatakan seluruh biaya penyelenggaraan survei ditanggung oleh lembaga tersebut. Maskapai tidak dikenai biaya untuk masuk dalam survei, sementara proses survei juga tidak melibatkan sponsor atau pihak ketiga. Dengan demikian, hasil penghargaan tersebut tidak berasal dari pembayaran maskapai untuk mengikuti survei.

Dalam rilisnya, Singapore Airlines menyebut survei Skytrax melibatkan lebih dari 24,8 juta penumpang yang memberikan penilaian terhadap lebih dari 300 maskapai selama periode September 2025 hingga Agustus 2026. Angka 24,8 juta tersebut merupakan angka yang dicantumkan Singapore Airlines dalam keterangan mengenai penghargaan yang diterimanya, sedangkan metodologi resmi Skytrax yang tersedia untuk publik menegaskan cakupan lebih dari 100 kewarganegaraan dan lebih dari 300 maskapai.

Skytrax juga menerapkan pembobotan data untuk memberikan perlakuan yang lebih setara ketika membandingkan maskapai dengan ukuran berbeda. Dalam metodologinya, Skytrax menyebut pembobotan menggunakan jumlah penumpang dari maskapai yang masuk dalam survei.

Singapore Airlines Raih Empat Penghargaan

Bagi Singapore Airlines, penghargaan World’s Best Airline 2026 melengkapi tiga penghargaan lain yang diraih dalam ajang yang sama. SIA dinobatkan sebagai Best Airline in Asia, World’s Best Economy Class, serta World’s Best Economy Class Onboard Catering.

Chief Executive Officer Singapore Airlines, Goh Choon Phong, menyampaikan apresiasi kepada pelanggan yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada perusahaan.

“Kami berterima kasih kepada para pelanggan atas kepercayaan dan dukungan mereka. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman perjalanan berkelas dunia yang istimewa setiap kali mereka terbang bersama kami,” kata Goh dalam keterangannya pada hari Senin (21/9).

Menurut dia, penghargaan tersebut juga menjadi pengakuan terhadap dedikasi dan profesionalisme karyawan Singapore Airlines.

“Penghargaan ini menjadi bukti atas dedikasi dan profesionalisme seluruh karyawan kami, yang terus berupaya mempertahankan standar tinggi SIA dalam layanan dan keunggulan operasional,” ujarnya.

Scoot Raih Penghargaan Keenam Berturut-turut

Prestasi juga diraih Scoot, maskapai berbiaya rendah yang berada di bawah Singapore Airlines Group. Scoot dinobatkan sebagai Best Long Haul Low-Cost Airline atau Maskapai Berbiaya Rendah Jarak Jauh Terbaik.

Penghargaan tersebut menjadi kali keenam secara berturut-turut bagi Scoot dalam kategori tersebut. Skytrax juga mencantumkan Scoot sebagai pemenang kategori Best Long Haul Low-Cost Airline dalam daftar penghargaan 2026.

Chief Executive Officer Scoot, Leslie Thng, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap upaya perusahaan menghadirkan pengalaman perjalanan bagi pelanggan.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk menerima penghargaan World’s Best Long Haul Low-Cost Airline untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Pengakuan ini menegaskan komitmen Scoot dalam memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman, andal, dan lancar bagi pelanggan kami,” kata Leslie.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan dan mitra industri yang mendukung pencapaian tersebut.

Scoot, lanjut Leslie, akan terus melakukan inovasi, memperkuat ketangguhan operasional, dan meningkatkan pengalaman pelanggan seiring dengan upaya perusahaan memperkuat posisinya di industri penerbangan berbiaya rendah.

Penilaian Berasal dari Pengalaman Penumpang

CEO Skytrax, Edward Plaisted, turut memberikan ucapan selamat kepada Singapore Airlines Group atas pencapaian tersebut.

“Kami mengucapkan selamat kepada Singapore Airlines Group atas pencapaian besar ini, dengan Singapore Airlines dinobatkan sebagai World’s Best Airline 2026 dan Scoot sebagai Best Long Haul Low-Cost Airline,” kata Edward.

Menurut Edward, pencapaian tersebut mencerminkan kualitas produk dan layanan yang diterima pelanggan.

“Pencapaian ini mencerminkan tingginya kualitas produk dan layanan yang mereka berikan kepada pelanggan, serta menjadi kebanggaan dan motivasi bagi seluruh manajemen dan karyawan di dalam grup,” ujarnya.

Metodologi Skytrax menunjukkan bahwa penghargaan ini berbeda dari penilaian berbasis audit teknis atau inspeksi operasional yang dilakukan lembaga pemeringkat terhadap maskapai. World Airline Awards merupakan survei pilihan pelanggan, dengan responden menilai pengalaman mereka berdasarkan berbagai aspek perjalanan. Skytrax sendiri menyebut penghargaan tersebut sebagai Passenger’s Choice Awards.

Hasil 2026 menempatkan Singapore Airlines di posisi teratas kategori World’s Best Airline. Dalam daftar Skytrax, Qatar Airways berada di posisi kedua dan Cathay Pacific Airways di posisi ketiga.

Dengan penghargaan tersebut, Singapore Airlines kembali mencatatkan pencapaian dalam ajang yang sejak 1999 menggunakan survei kepuasan pelanggan global sebagai dasar penentuan pemenang. Sementara itu, keberhasilan Scoot mempertahankan penghargaan Best Long Haul Low-Cost Airline untuk keenam kalinya secara berturut-turut turut memperkuat capaian Singapore Airlines Group dalam kategori layanan penerbangan yang berbeda.

  • Singapore Airlines
  • Skytrax
  • maskapai penerbangan
  • Maskapai Terbaik Dunia
  • World Airline Awards
  • Penerbangan Global
  • Scoot
  • Survei Penumpang

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.