Uni Eropa Ajak Kanada Jalin Aliansi Terdekat dalam Sejarah

Senin, 21 Sep 2026, 20:11 WIB

MOSKOW - Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menyatakan bahwa Uni Eropa (EU) berupaya menjalin hubungan "seerat mungkin" dengan Kanada, Senin (21/9).

Pekan lalu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan rencana dimulainya pemberian status anggota asosiasi Uni Eropa pertama bagi Kanada.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/MARTIN BERTRAND/Getty Images

Namun, dia tidak merinci lebih lanjut mengenai implikasi dari status tersebut.

"Pada dasarnya, konsep ini berarti kami ingin melakukan lebih banyak hal dan bekerja sama seerat mungkin dengan Kanada," kata Costa kepada Politico.

Menurut Costa, Uni Eropa bertujuan untuk membangun hubungan "seerat mungkin" dengan Kanada.

"Kami dapat bekerja sama di bidang pertahanan dan keamanan. Kami juga bisa berkolaborasi dalam investasi kecerdasan buatan (AI), teknologi kuantum, serta menghadapi tantangan teknologi baru," tambah pejabat tersebut.

Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan bahwa di tengah kegagalan perundingan perdagangan dengan AS, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengusulkan agar negaranya menjadi anggota asosiasi Uni Eropa.

Belakangan, Carney mengklarifikasi bahwa isu tersebut bukan mengenai keanggotaan, melainkan pembentukan sebuah "aliansi unik." Ant

  • euro
  • Mark Carney
  • Ursula von der Leyen
  • canadian dollar

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.