John Herdman Akan Debut Saat Melawan Timor Leste

Jumat, 31 Jul 2026, 12:07 WIB

JAKARTA – Lanjutan laga Piala AFF 2026 saat Timnas Indonesia melawan Timor Leste akan menjadi debut pelatih timnas Indonesia John Herdman dalam laga tandang. Timnas di bawah Herdman sudah lima kali bermain, tapi tak pernah satu pun mereka bermain di luar kandang. Indonesia lawan Timor Leste dimainkan di Thailand sebagai kendang Timor Leste.

Lima laga yang dimainkan semuanya digelar di rumah sendiri diakhiri dengan rekor yang bisa dibilang meyakinkan karena meraih empat kemenangan dan hanya sekali kalah, itu pun menghadapi tim Eropa sekelas Bulgaria lewat kekalahan dari tendangan penalti.

Ket. Foto: laga pertama di luar kandang — Sumber: ist

Dari empat kemenangan itu, Indonesia tampil cukup produktif dengan mencetak 13 gol atau rata-rata mencetak 3,25 gol setiap laganya. Mereka mencetak tiga cleansheet, sementara satu kemenangan diraih dengan kebobolan satu gol, yakni saat membantai Kamboja pada laga perdana Grup A ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026.

Setelah lima laga bermain di depan pendukung sendiri, nanti sore Indonesia-nya Herdman akan memainkan laga pertamanya di luar kandang. Tim Garuda akan menghadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand, pukul 17.00 WIB.

Jelas, Indonesia lebih difavoritkan untuk memenangkan pertandingan ini meski berstatus sebagai tim tamu. Bahkan tak hanya sekedar menang, namun juga menang dengan banyak gol.

Prediksi ini lahir dari kesenjangan kualitas antara Indonesia dengan Timor Leste. Di lihat dari ranking FIFA terbaru, Indonesia jauh di atas Timor Leste, setelah tim Garuda menghuni peringkat 118 dunia, sementara tim berjuluk O Sol Nascente itu berada di luar 200 besar dunia, tepatnya di ranking 201 dunia.

Timor Leste juga selalu kalah setiap kali bertemu dengan Indonesia. Dari enam pertemuan sejak 2010, negara tetangga itu menelan enam kekalahan, dengan kemasukan 21 gol, dan hanya berhasil memasukkan dua gol ke gawang Indonesia.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 30 Januari 2022, saat Indonesia yang masih dilatih Shin Tae-yong menang 3-0 melalui gol Terens Puhiri, Ramai Rumakiek, dan Ricky Kambuaya.

Dari enam pertemuan ini, Indonesia dan Timor Leste sekali bertemu di ajang Piala AFF. Saat itu, Indonesia menang 3-1 pada 13 November 2018.

Gol Rufino Walter Gama pada awal babak kedua mengejutkan Indonesia kala itu, namun mereka kemudian bangkit dan mencetak tiga gol balasan lewat Alfath Fathier, Stefano Lilipaly, dan Beto.

Selain soal rekor pertemuan dengan Indonesia, Timor Leste juga dianggap sebagai tim terlemah di Piala AFF. Pasalnya, mereka menjadi satu-satunya tim yang belum pernah meraih kemenangan atau belum pernah mendapatkan poin di turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara ini.

Dari lima edisi yang mereka ikuti, termasuk tahun ini, 18 laga yang mereka jalani semuanya berakhir dengan kekalahan. Mereka kemasukan sebanyak 77 gol dan hanya mampu mencetak sembilan gol.

Rendah hati

Meski begitu, Herdman tetap meminta timnas Indonesia untuk rendah hati. Ia memandang Timor Leste sebagai tim yang punya potensi mengejutkan Indonesia karena mereka akan bermain lepas.

Di jumpa pers pra-laga, Kamis, pelatih asal Inggris itu merasa melihat permainan Timor Leste pada laga terakhir menunjukkan banyak hal positif, walaupun tetap kalah 0-2 dari Singapura.

Permainan tim asuhan Jose Pedro Alves Salazar itu, dinilai Herdman sudah memahami ritme dan memainkan tempo pertandingan di Piala AFF. Pemahaman taktik mereka juga berjalan lebih baik dari sebelumnya saat mereka dibantai oleh sang juara tiga kali Vietnam dengan skor 0-7.

Timor Leste menjadi sasaran empuk Indonesia untuk pesta gol lagi, guna mendapatkan keuntungan di klasemen akhir dari selisih gol atau produktivitas gol jika tim Garuda mendapatkan poin yang sama dengan tim lain. Apabila situasi ini terjadi, hal ini akan menguntungkan Indonesia untuk mendapatkan tiket ke semifinal, sekaligus menghadapi lawan yang relatif mudah.

Soal hal ini, Herdman tak ingin timnya terlalu percaya diri dan berujung memandang sebelah mata kekuatan lawan. Pesannya kepada tim adalah hanya fokus memenangkan pertandingan dengan penampilan yang lebih baik daripada pertandingan terakhir saat menang 5-1 atas Kamboja.

Di saat yang bersamaan, pesan Herdman juga tertuju pada lini pertahanan Indonesia untuk tampil lebih disiplin dan tak membiarkan membuat kesalahan sedikit pun, seperti ketika kemasukan gol oleh Kamboja di laga pertama.

Rotasi

Teka-teki di laga nanti adalah apakah Indonesia akan memainkan skuad yang sama atau tidak. Diketahui, dengan minimnya waktu istirahat dan format turnamen yang tidak terpusat di satu kota, membuat Herdman harus jeli mengatur kebugaran pemainnya.

Hal ini membuat dirinya nanti diprediksi akan melakukan rotasi sejumlah pemain, demi mendapatkan kebugaran terbaik menghadapi dua laga sisa babak grup, yang di atas kertas lebih berat dibanding menghadapi Kamboja dan Timor Leste. Dua laga berikutnya adalah melawan Vietnam dan Singapura, dua tim yang sama-sama tampil sempurna sejauh ini.

Di jumpa pers pra-laga, kehadiran Jordi Amat memunculkan kemungkinan rotasi pemain yang akan dilakukan setelah bek tengah Persija Jakarta itu tak dimainkan di laga pertama.

Saat melawan Kamboja, dalam formasi 3-4-2-1, tiga bek tengah yang diturunkan Herdman adalah Rizky Ridho, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama. Herdman juga lebih memilih Brian Fatari dibanding Jordi saat Pattynama ditarik keluar pada pertengahan babak kedua.

Ketika ditanya pada jumpa pers pra-laga, Herdman menyatakan dirinya tak ingin membocorkan rencana permainan dan kemungkinan merotasi pemain pada nanti. "Saya harus membuat kalian menebak-nebak untuk besok," kata Herdman.

"Saya pikir penting untuk membuat para penggemar tetap bersemangat dan membiarkan mereka memprediksi susunan pemainnya," tambah pelatih bersusia 51 tahun itu.

Yang pasti, siapa pun pemain yang diturunkan nanti, misi Garuda tetaplah membawa pulang tiga poin. Dengan kemenangan, Indonesia akan memperbesar peluang lolos ke semifinal untuk kesebelas kalinya.

Satu tiket ke semifinal akan mendekatkan Indonesia mewujudkan mimpinya, untuk mematahkan kutukan tak pernah juara dan menjadi penguasa Asia Tenggara pertama kalinya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.