Korpatsch Akhiri Penantian Panjang Petenis Putri Jerman Juara di Hamburg Open
Selasa, 28 Jul 2026, 00:23 WIBHAMBURG â Petenis Jerman Tamara Korpatsch mengakhiri penantian panjang tenis putri tuan rumah setelah merebut gelarHamburg Ladies Open, Senin (27/7) dini hari WIB. Petenis kelahiran Hamburg itu menundukkan wakil Hungaria, Anna Bondar, 6-3, 6-3, sekaligus menjadi juara Jerman pertama di turnamen tersebut sejak Steffi Graf mengangkat trofi pada tahun 1992.
Selama lebih dari tiga dekade, tak ada petenis Jerman yang mampu mengulang prestasi Graf. Bahkan, empat wakil tuan rumah yang sempat mencapai partai final selalu pulang tanpa gelar. Korpatsch akhirnya mematahkan kutukan itu dengan penampilan solid yang hanya membutuhkan waktu satu jam 28 menit.
Keberhasilan tersebut juga menjadi gelar tunggal WTA kedua sepanjang karier Korpatsch. Dia semakin menegaskan dominasinya atas Bondar dengan catatan sempurna 5-0 dalam lima pertemuan.
Korpatsch langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Dua ace dan efektivitas servis pertama mencapai 72 persen membuatnya memimpin 3-0 pada set pembuka. Ia kemudian menjaga ritme permainan hingga merebut set pertama 6-3.
Momentum itu berlanjut pada set kedua. Korpatsch kembali mematahkan servis Bondar dua kali, termasuk break penentu yang memastikan kemenangan sekaligus mengantarkannya menjadi pahlawan baru tenis putri Jerman di hadapan publik Hamburg.
Sementara itu, kejutan juga hadir di Prague Open. Petenis Austria berusia 21 tahun, Lilli Tagger, meraih gelar tunggal WTA pertamanya setelah mengalahkan Daria Snigur asal Ukraina dengan skor 7-6 (3), 6-2.
Tagger tampil impresif lewat sembilan ace sepanjang pertandingan. Meski sempat tertinggal 2-5 pada set pertama, ia bangkit dengan memenangi lima dari enam gim berikutnya untuk memaksakan tie-break sebelum akhirnya menguasai pertandingan. Pada set kedua, ia tampil semakin dominan dengan memenangi lima dari enam gim terakhir tanpa sekali pun menghadapi break point, memastikan trofi pertama dalam karier profesionalnya.
Di sektor putra, Quentin Halys akhirnya merasakan manisnya gelar ATP perdana setelah menjuarai Generali Open di Kitzbuhel, Austria. Petenis Prancis berusia 29 tahun itu mengalahkan juara bertahan Alexander Bublik dari Kazakhstan 6-4, 7-6 (6) berkat penampilan nyaris tanpa cela.
Halys, yang menjadi profesional sejak 2012, melepaskan 17 ace dan memenangi 33 dari 38 poin servis pertamanya atau sekitar 87 persen. Lebih mengesankan lagi, ia tidak memberikan satu pun peluang break kepada Bublik sepanjang pertandingan.
Bublik sebenarnya sempat memegang set point saat memimpin 6-5 pada tie-break set kedua. Namun Halys tetap tenang, merebut dua poin terakhir untuk mengunci kemenangan sekaligus menghapus kekecewaan setelah gagal pada final ATP pertamanya tahun lalu.
Sementara itu, Estoril Open akan menghadirkan final sesama pendatang baru. Unggulan keempat asal Belgia, Alexander Blockx, melaju ke final ATP pertamanya usai bangkit mengalahkan Luciano Darderi dari Italia 5-7, 7-6 (1), 7-6 (5). Blockx menunjukkan mental baja dengan membalikkan keadaan pada tie-break set ketiga setelah sempat tertinggal 0-4.
Lawan Blockx di partai puncak adalah petenis Prancis Luca Van Assche. Pemain berusia 22 tahun itu memastikan tiket final pertamanya di level ATP setelah menundukkan kompatriotnya, Hugo Gaston, 6-4, 7-5. Pertemuan Blockx dan Van Assche pun menjanjikan lahirnya juara baru di Estoril.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.