• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 'Keindahan yang Rapuh': K...

'Keindahan yang Rapuh': Koleksi Foto Elton John Mulai Marilyn Monroe hingga Kebakaran Los Angeles Memukau Paris

Minggu, 26 Jul 2026, 15:35 WIB

PARIS – Selama lebih dari tiga dekade, legenda musik dunia Elton John bersama suaminya, David Furnish, membangun salah satu koleksi fotografi pribadi paling bergengsi di dunia. Kini, lebih dari 300 karya pilihan dari sekitar 7.000 foto yang mereka kumpulkan dipamerkan dalam ajang "Fragile Beauty: Photographs from the Sir Elton John and David Furnish Collection" di Museum Jeu de Paume, Paris.

Dari Euronews, pameran yang sebelumnya menuai pujian saat debut di Museum Victoria and Albert (V&A) London itu resmi dibuka di Paris dan akan berlangsung hingga 24 September 2026. Menurut penyelenggara, koleksi tersebut menghadirkan perjalanan sejarah fotografi modern, mulai dari era 1950-an hingga masa kini.

Ket. Foto: Pemandangan Kota New York, 1963. Gambar dari seri Bubble, dibuat untuk Harper's Bazaar. — Sumber: Istimewa

Elton John mulai mengoleksi fotografi pada 1991. Ia mengaku tertarik karena fotografi memiliki kemampuan unik dalam menangkap realitas secara jujur.

"Tidak ada yang lebih jujur daripada sebuah foto," ujar Elton John saat peluncuran pameran di London.

Ketertarikan itu kemudian dibagikannya dengan David Furnish. Keduanya menemukan kecintaan yang sama terhadap fotografi sejak awal menjalin hubungan dan terus memperluas koleksi mereka selama 30 tahun.

Diproduksi oleh Museum Victoria and Albert, pameran ini dibagi ke dalam lima tema besar, yakni hasrat, selebriti, mode, reportase, dan identitas. Melalui tema-tema tersebut, pengunjung diajak melihat bagaimana fotografi tidak hanya mengabadikan momen pribadi, tetapi juga merekam perubahan sosial, budaya, dan politik dunia.

Lebih dari 90 fotografer internasional turut dihadirkan dalam pameran ini. Nama-nama besar seperti Robert Mapplethorpe, Herb Ritts, Nan Goldin, Diane Arbus, William Klein, Irving Penn, Richard Avedon, Ai Weiwei, Ryan McGinley, hingga Eve Arnold menjadi bagian dari koleksi yang dipamerkan.

Tak hanya menampilkan potret tokoh-tokoh legendaris seperti Marilyn Monroe, Doris Day, dan musisi jazz Chet Baker, pameran ini juga memuat dokumentasi berbagai peristiwa penting dunia, termasuk gerakan Hak Sipil Amerika Serikat, kebangkitan komunitas LGBTQ+, aktivisme AIDS, hingga berbagai aksi protes politik.

Koleksi tersebut juga mencakup karya-karya kontemporer, salah satunya foto-foto jurnalis Associated Press, Ethan Swope, yang mendokumentasikan kebakaran hutan dahsyat di Los Angeles pada 2025. Kehadiran karya-karya tersebut menunjukkan bagaimana fotografi terus menjadi saksi berbagai peristiwa yang membentuk dunia modern.

Diselenggarakan di Jeu de Paume, salah satu museum fotografi dan seni gambar bergerak paling bergengsi di Prancis yang berada di kawasan Taman Tuileries, Paris, "Fragile Beauty" menjadi kesempatan langka bagi publik untuk menyaksikan salah satu koleksi fotografi pribadi terpenting di dunia dalam satu pameran.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.