Polisi Perketat Pengamanan Objek Vital Kelistrikan di Bali, Ini Alasannya

Kamis, 23 Jul 2026, 07:43 WIB

DENPASAR - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Polri memperketat pengamanan objek vital nasional di sektor ketenagalistrikan dengan melakukan supervisi terhadap sistem pengamanan PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali, Rabu (22/7).

Prawira Urusan Objek Vital (Paur) Subdit Waster Direktorat Pamobvit Nasional Ipda I Wayan Sumawan mengatakan pengamanan objek vital nasional memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik serta stabilitas perekonomian.

Ket. Foto: Pengamanan dan supervisi objek vital kelistrikan di Bali. — Sumber: antara foto

"Objek vital nasional memiliki peran yang sangat strategis sehingga pengamanannya tidak hanya berfokus pada perlindungan fisik, tetapi juga kesiapan prosedur, kompetensi personel, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan," ujarnya.

Menurutnya, supervisi tersebut bertujuan memastikan sistem pengamanan di PLN UP2D Bali telah berjalan sesuai standar sekaligus memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan secara berkelanjutan.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor strategis di Bali.

Supervisi dilakukan dengan mengevaluasi sistem pengamanan fisik, pengendalian akses, kesiapan personel keamanan, prosedur penanganan keadaan darurat, hingga koordinasi pengamanan di lingkungan PLN UP2D Bali. 

Tim Pamobvit juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat sistem perlindungan terhadap infrastruktur ketenagalistrikan yang masuk kategori objek vital nasional.

Manager PLN UP2D Bali Petrus Irwan Ichwansaputra menyambut baik supervisi yang dilakukan Pamobvit Polri. 

Menurutnya, pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan pelayanan kepada pelanggan.

"Bagi PLN, pengamanan objek vital nasional bukan sekadar memenuhi standar keamanan, tetapi merupakan investasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat," kata Petrus.

Ia menjelaskan, berbagai masukan dari tim Pamobvit akan menjadi dasar bagi PLN untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, memperkuat prosedur pengamanan, serta mengoptimalkan perlindungan terhadap infrastruktur strategis ketenagalistrikan.

Selain memperkuat standar operasional, PLN juga terus mengembangkan pemanfaatan teknologi keamanan, meningkatkan kompetensi personel, serta mempererat koordinasi dengan aparat keamanan dan para pemangku kepentingan.

Menurut Petrus, penguatan sistem pengamanan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya aspek Governance, melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta kolaborasi dalam melindungi objek vital nasional.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.