Baznas Kota Tangerang Bantu Pulangkan Korban TPPO dari Kamboja  

Kamis, 23 Jul 2026, 08:53 WIB

TANGERANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang, Provinsi Banten, melakukan advokasi dan membantu proses pemulangan AM, warga Panunggangan Utara, Pinang, yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.

"Kita sudah pulangkan setelah mendengar keterangan dan melihat kondisi. Baznas membantu pemulangan melalui biaya asnaf riqab," kata Ketua Baznas Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, dalam keterangannya di Tangerang, Kamis (23/7).

Ket. Foto: Tim Baznas Kota Tangerang menjemput kedatangan korban TPPO (kedua kiri) di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, (22/7/2026). — Sumber: ANTARA

Aslie menjelaskan AM berangkat ke Kamboja bersama adiknya karena tergiur tawaran kerja tanpa biaya. Setibanya di sana, keduanya dipaksa bekerja di perusahaan gelap bidang marketplace dengan tekanan kerja sangat berat dan hukuman yang berat.

Sebulan bekerja, tempat itu kemudian digerebek oleh polisi Kamboja. AM kemudian berjalan tiga hari menuju KBRI dan kini berada di penampungan sementara.

"AM yang disambut oleh ibunya dan tim Baznas Kota Tangerang di Bandara Soekarno-Hatta pada 22 Juli 2026," ujarnya.

AM adalah anak dari ibu tunggal yang bekerja sebagai buruh konveksi di Jakarta dengan penghasilan Rp500 ribu per minggu. Karena keterbatasan ekonomi, keluarga ini masuk prioritas satu desil lima hasil asesmen BAZNAS.

"Atas dasar kemanusiaan, Baznas Kota Tangerang memberikan bantuan biaya asnaf riqab untuk pemulangan AM agar berkumpul kembali dengan keluarga," ujarnya.

Sebelumnya, Baznas Kota Tangerang juga pernah memulangkan korban TPPO dari Kamboja yang merupakan warga Batuceper, menjelang Idul Fitri.

  • Baznas Kota Tangerang

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.