Fabio Quartararo Tinggalkan Yamaha, Resmi Bergabung dengan Honda Mulai Musim MotoGP 2027

Rabu, 22 Jul 2026, 07:45 WIB

PARIS – Juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Yamaha. Pembalap asal Prancis itu akan memperkuat Honda HRC mulai musim MotoGP 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.

Pengumuman tersebut disampaikan Honda Racing Corporation (HRC) pada hari Rabu (22/7). Quartararo akan membela tim pabrikan Honda pada musim 2027 dan 2028, bertepatan dengan dimulainya era baru MotoGP yang menggunakan mesin berkapasitas 850cc.

Ket. Foto: Fabio Quartararo. — Sumber: Istimewa

"Honda Racing Corporation (HRC) dengan bangga mengumumkan perekrutan Fabio Quartararo untuk musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2027 dan 2028. Quartararo akan membalap untuk tim pabrikan Honda HRC saat MotoGP memasuki era mesin 850cc mulai 2027," demikian pernyataan resmi HRC.

Kepindahan Quartararo sebenarnya sudah diprediksi dalam beberapa pekan terakhir, terutama setelah sejumlah tim lain memastikan komposisi pembalap mereka untuk musim depan. Kini, spekulasi tersebut akhirnya menjadi kenyataan.

Bagi Honda, kedatangan Quartararo merupakan bagian dari proyek besar untuk mengembalikan kejayaan mereka di MotoGP.

Pabrikan Jepang itu masih berupaya bangkit sejak ditinggalkan Marc Marquez, yang hijrah ke Ducati pada 2024. Dalam beberapa musim terakhir, Honda kesulitan bersaing di papan depan dan tertinggal dari para rivalnya, terutama Ducati serta Aprilia.

Manajemen HRC berharap pengalaman dan kemampuan Quartararo mampu mempercepat proses pembangunan motor sekaligus mengembalikan Honda ke jalur perebutan gelar juara dunia.

Momentum perekrutan ini juga dinilai sangat tepat karena MotoGP akan memasuki babak baru pada 2027. Regulasi teknis terbaru akan mengurangi kapasitas mesin dari 1.000cc menjadi 850cc, perubahan yang diperkirakan mengubah peta persaingan dan membuka peluang bagi tim-tim yang selama ini tertinggal untuk kembali kompetitif.

Bagi Quartararo sendiri, bergabung dengan Honda menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya yang meredup dalam beberapa musim terakhir.

Pembalap berusia 27 tahun itu memulai debut di MotoGP pada 2019 dan langsung mencuri perhatian lewat kecepatannya. Dua tahun kemudian, ia mencatat sejarah sebagai pebalap Prancis pertama yang berhasil menjuarai kelas utama MotoGP.

Quartararo kemudian finis sebagai runner-up pada musim 2022. Namun setelah itu performanya terus menurun seiring sulitnya Yamaha mengembangkan motor yang mampu bersaing dengan Ducati dan Aprilia.

Ironisnya, Quartararo belum lagi merasakan kemenangan balapan sejak musim 2022. Dalam tiga musim terakhir, ia hanya mampu mengakhiri kejuaraan di peringkat ke-10, ke-13, dan ke-9. Hingga pertengahan musim 2026, ia juga masih tercecer di posisi ke-14 klasemen sementara.

Situasi tersebut membuat keputusan meninggalkan Yamaha dianggap sebagai langkah yang diperlukan untuk membuka lembaran baru dalam kariernya.

Selain mengumumkan perekrutan Quartararo, Honda juga memastikan telah mengikat pebalap muda Kolombia, David Alonso, dengan kontrak jangka panjang.

Meski demikian, HRC belum memastikan apakah juara dunia Moto3 2024 itu akan langsung menjadi tandem Quartararo di tim pabrikan atau lebih dahulu membela tim satelit LCR Honda.

Di sisi lain, pembalap Brasil Diogo Moreira, yang tampil menjanjikan bersama LCR pada musim debutnya di MotoGP, juga berpeluang dipromosikan ke tim utama mulai musim depan.

Dengan kombinasi pembalap berpengalaman seperti Quartararo dan talenta muda yang mulai bermunculan, Honda berharap dapat kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar juara dunia ketika era baru MotoGP dimulai pada 2027.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.