Krejcikova Taklukkan Sakkari untuk Raih Gelar Kesembilan WTA

Selasa, 21 Jul 2026, 06:53 WIB

ATHENA – Petenis Ceko Barbora Krejcikova kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu petenis paling tangguh di generasinya. Di tengah atmosfer yang sepenuhnya memihak tuan rumah, Krejcikova menggagalkan harapan Maria Sakkari menjuarai Athens Open 2026 dengan kemenangan 7-6(5), 6-3 dalam laga final yang berlangsung selama satu jam 43 menit, Senin (20/7) dini hari WIB.

Ribuan penonton yang memadati arena berharap menyaksikan Sakkari mengakhiri penantian panjang tenis Yunani. Harapan itu bahkan sempat terlihat nyata ketika unggulan tuan rumah memimpin 4-1 pada set pembuka. Namun pengalaman dan ketenangan Krejcikova menjadi pembeda. Juara Wimbledon 2024 itu perlahan mengejar ketertinggalan, memaksakan tie-break, lalu merebut set pertama.

Ket. Foto: Barbora Krejcikova dari Republik Ceko melakukan servis kepada Karolina Muchova dari Republik Ceko selama pertandingan tenis babak 16 besar tunggal putri pada hari ketujuh Kejuaraan Wimbledon 2026 di The All England Lawn Tennis and Croquet Club di Wimbledon, London barat daya, pada 5 Juli 2026. — Sumber: Glyn KIRK / AFP

Sakkari kembali membuka peluang setelah mencuri break lebih dahulu pada set kedua untuk memimpin 2-1. Akan tetapi, Krejcikova kembali menunjukkan mental juara. Ia mengendalikan ritme permainan, mematahkan servis lawannya, lalu menyapu lima dari enam gim terakhir, termasuk tiga gim penutup, untuk memastikan trofi menjadi miliknya.

Usai pertandingan, Krejcikova tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga memberikan penghormatan kepada Sakkari yang tampil di hadapan pendukung sendiri. “Merupakan kehormatan besar bisa berada di lapangan bersamamu pada momen yang begitu bersejarah. Bermain di depan pendukung sendiri adalah sesuatu yang sangat istimewa dan saya senang Anda bisa merasakan pengalaman itu,” ujar Krejcikova saat seremoni penyerahan trofi.

Gelar di Athena menjadi mahkota tunggal WTA kesembilan sepanjang karier Krejcikova sekaligus yang pertama sejak menjuarai Wimbledon pada tahun 2024. Dia juga memperpanjang dominasinya atas Sakkari dengan menyapu bersih empat pertemuan mereka di level WTA.

Keberhasilan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Krejcikova mulai kembali menemukan performa terbaiknya setelah sempat diganggu rentetan cedera. Sepanjang turnamen di Athena, mantan petenis nomor dua dunia itu hanya kehilangan satu set. Ia menyingkirkan sederet lawan tangguh, termasuk Zheng Qinwen, Clara Tauson, hingga akhirnya mengalahkan Sakkari di partai puncak.

Kemenangan ini diperkirakan mengangkat posisinya ke peringkat 26 dunia. Sebuah lonjakan penting bagi petenis yang telah mengoleksi 12 gelar Grand Slam di nomor tunggal, ganda, dan ganda campuran, serta medali emas Olimpiade Tokyo 2021.

“Rasanya luar biasa. Sudah sangat lama saya tidak merasakan perasaan seperti ini. Saya sangat bahagia dan akan menikmati setiap momen dari kemenangan ini,” ujar Krejcikova.

Di kubu lawan, Sakkari tetap meninggalkan kesan mendalam. Meski gagal meraih trofi, dia mencapai final tanpa kehilangan satu set dan diperkirakan naik ke peringkat 33 dunia. Pencapaiannya juga menyamai torehan sang ibu, Angeliki Kanellopoulou, yang pernah menembus final turnamen WTA di Yunani.

Dengan suara bergetar, Sakkari mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan para pendukung yang memenuhi stadion. “Kalian membentuk saya menjadi petenis seperti sekarang. Kalian membuat karier ini menjadi mungkin. Terima kasih,” ujarnya. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.