Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Foto Memandikan Bayi hingga Final Piala Dunia, Momen Messi dan Lamine Yamal Simbol Pergantian Generasi

2 Selasa, 21 Jul 2026, 00:15 WIB | Oleh:
Dari Foto Memandikan Bayi hingga Final Piala Dunia, Momen Messi dan Lamine Yamal Simbol Pergantian Generasi Dari Foto Memandikan Bayi hingga Final Piala Dunia, Momen Messi dan Lamine Yamal Simbol Pergantian Generasi Doc: FIFA
Ket. Lamine Yamal memeluk Lionel Messi usai laga final Piala Dunia 2026.

NEW YORK – Sebuah foto lama yang memperlihatkan Lionel Messi memandikan bayi Lamine Yamal kembali menjadi perbincangan hangat menjelang final Piala Dunia 2026. Namun, setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 dan merebut gelar juara dunia, muncul satu foto baru yang dinilai memiliki makna jauh lebih dalam: pelukan antara Messi dan Yamal di akhir pertandingan.

Bagi banyak pecinta sepak bola, gambar tersebut bukan sekadar memperlihatkan rasa saling menghormati antara dua pemain hebat. Foto itu dipandang sebagai simbol berakhirnya satu era dan dimulainya era baru di panggung sepak bola dunia.

Sembilan belas tahun sebelumnya, tepatnya pada 31 Oktober 2007, Messi yang saat itu masih remaja mengikuti sesi pemotretan untuk kalender amal harian olahraga Spanyol, Sport. Dalam salah satu foto, pemain Argentina itu terlihat memandikan seorang bayi bernama Lamine Yamal yang saat itu bahkan belum berusia satu tahun.

Tidak ada yang menyangka bayi tersebut kelak tumbuh menjadi salah satu talenta paling bersinar di dunia sepak bola, bahkan menjadi sosok yang membantu Spanyol merebut gelar Piala Dunia dengan mengalahkan Argentina yang dipimpin Messi.

Oriol Canals, yang ketika itu bekerja di departemen pemasaran Sport, mengaku tak pernah membayangkan foto tersebut akan menjadi bagian dari sejarah sepak bola.

"Ini luar biasa. Rasanya seperti Michael Jordan memandikan LeBron James. Hidup terkadang memberikan hadiah yang tidak pernah kita bayangkan," ujar Canals.

Kini, foto lama itu seolah mendapat kelanjutannya. Jika gambar tahun 2007 memperlihatkan awal pertemuan keduanya, maka pelukan setelah final Piala Dunia 2026 dianggap sebagai simbol estafet generasi dari salah satu pemain terbaik sepanjang masa kepada bintang muda yang digadang-gadang akan mendominasi sepak bola dunia pada masa depan.

Messi sendiri kembali membuktikan kualitasnya meski telah berusia 39 tahun. Setelah membawa Argentina menjadi juara dunia pada 2022, ia kembali tampil luar biasa di Amerika Utara dan menjadi motor permainan Albiceleste hingga mencapai partai final. Penampilannya membuat banyak pihak kembali menempatkannya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, bahkan tidak ragu memberikan penghormatan kepada sang kapten meski timnya gagal mempertahankan gelar.

"Saya berharap rakyat Argentina bangga kepada tim ini dan bangga kepada Messi atas semua yang telah ia lakukan. Menurut saya, dia adalah pesepak bola terbaik yang pernah menginjak lapangan," kata Scaloni.

Di sisi lain, Lamine Yamal tampil sebagai wajah baru sepak bola dunia. Pada usia baru 19 tahun, pemain Barcelona tersebut kembali menunjukkan kualitas luar biasa melalui kemampuan menggiring bola, visi bermain, kecepatan mengambil keputusan, serta kaki kiri yang mematikan.

Banyak pengamat menilai gaya bermain Yamal mengingatkan pada Messi muda. Perbandingan keduanya pun semakin sering muncul, terlebih Yamal juga berkembang di akademi Barcelona dan dipandang sebagai calon penerus legenda klub Catalan tersebut.

Namun, keberhasilan Yamal di Piala Dunia bukan hanya soal kemampuan individu. Pelatih Spanyol Luis de la Fuente justru memuji perkembangan aspek taktik dan kedisiplinan sang pemain sepanjang turnamen.

Menurut De la Fuente, Yamal menunjukkan bahwa dirinya mampu beradaptasi dengan kebutuhan tim dan rela bekerja keras demi kepentingan bersama.

"Saya ingin memberikan apresiasi besar kepada Lamine. Dia menunjukkan bahwa dirinya bisa memainkan sepak bola dengan cara yang berbeda. Pengalaman ini akan membuatnya semakin matang dan menjadi pemain yang lebih baik lagi. Kami sangat berterima kasih atas pengorbanannya untuk tim. Dia menjalani Piala Dunia yang luar biasa," ujar De la Fuente.

Sesaat setelah peluit panjang final dibunyikan, Messi yang tampak kecewa tetap berjalan menghampiri Yamal. Kapten Argentina itu memeluk dan memberikan ucapan selamat kepada pemain muda Spanyol tersebut atas gelar Piala Dunia pertamanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Ekonomi
100 Anggota PAPRI dapat  Pe...
Daerah
Pemprov Sulteng Gencar Prom...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.