Pemkab Bantul Fokus Tingkatkan Kualitas SDM sebagai Refleksi Hari Jadi Ke-195

Senin, 20 Jul 2026, 15:15 WIB

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu fokus pembangunan daerah yang menjadi refleksi Hari Jadi Kabupaten Bantul Ke-195.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, mengatakan berbagai penghargaan dan pengakuan telah diraih Kabupaten Bantul dari sejumlah lembaga pemeringkat nasional sebagai indikator kemajuan pembangunan daerah.

Ket. Foto: Bupati Bantul Abdul Halim Muslih — Sumber: antara foto

"Catatan pentingnya adalah Bantul memperoleh pengakuan dan penghargaan dari berbagai lembaga pemeringkat, misalnya IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang termasuk tinggi," katanya di Bantul, Senin (20/7).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bantul mencapai 81,74 atau masuk kategori sangat tinggi dan menempati peringkat ketiga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Selain itu, Halim mengatakan Kabupaten Bantul menempati peringkat keempat kabupaten paling maju dan berdaya saing di Indonesia berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2025.

"Daya saing juga nomor empat di antara kabupaten se-Indonesia," ujar Abdul Halim.

Menurut dia, penilaian IDSD didasarkan pada empat komponen utama, yakni lingkungan pendukung, sumber daya manusia, pasar, dan ekosistem daerah.

"Artinya bahwa sumber daya manusia Bantul itu dinilai baik," kata Abdul Halim.

Ia menjelaskan berbagai lembaga pemeringkat tidak hanya menilai kinerja pemerintah daerah, tetapi juga kondisi masyarakat melalui survei dan kajian yang komprehensif.

"Yang dinilai itu bukan pemerintah saja, tetapi sampai masyarakat melalui survei dan kajian, baik oleh BRIN maupun BPS," ujarnya.

Abdul Halim mengaku bangga atas berbagai capaian yang diraih Kabupaten Bantul di usia ke-195 tahun.

Menurutnya, kualitas SDM menjadi modal utama untuk mempercepat pembangunan daerah.

"Pendek kata, SDM ini menjadi fokus kita, karena buat apa kita punya sumber daya alam (SDA) lebih kalau SDM-nya tidak siap," katanya.

Selain itu, Kabupaten Bantul kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 14 tahun berturut-turut sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

"Berarti 14 tahun tanpa jeda bahwa pengelolaan keuangan Bantul dipandang baik dengan memperoleh opini yang tertinggi yaitu WTP," ujarnya.

Pada 2025, lanjut Abdul Halim, Pemkab Bantul berhasil mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Beberapa penghargaan lain misalnya Bantul sebagai Kabupaten Layak Anak kategori Utama," katanya.

Kabupaten Bantul juga masuk dalam kategori Kabupaten Kreatif Indonesia yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Di Hari Jadi Bantul ini SDM menjadi landasan dan modal kuat untuk menata langkah ke depan," ungkap Abdul Halim.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.