Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Strategi untuk Tingkatkan Budaya Membaca Siswa 

📅 Senin, 20 Jul 2026, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Empat Strategi untuk Tingkatkan Budaya Membaca Siswa  Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta saat membuka lomba bertutur di Ambon, Senin (20/7/2026).

Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, meningkatkan budaya membaca di kalangan siswa melalui penerapan empat strategi setelah Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Ambon dinilai masih rendah.

“Kami berharap pada 2026 terjadi peningkatan yang signifikan melalui pelaporan data yang lebih tertib sehingga nilai Tingkat Kegemaran Membaca dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kota Ambon dapat meningkat,” kata Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, di Ambon, Senin.

Hal ini disampaikannya saat membuka Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Ambon 2026.

Ia mengatakan, peningkatan literasi menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah rendahnya minat baca anak dan tingginya penggunaan media digital.

Ia menjelaskan empat strategi yang akan diterapkan meliputi Gerakan Membaca Masif dengan mewajibkan siswa membaca sedikitnya satu buku setiap pekan, metode bertutur dan menulis untuk mendorong siswa menceritakan kembali isi bacaan, pelaksanaan Library Day di sekolah, serta penguatan kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mendorong peserta didik membiasakan membaca buku dan menulis referensi sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Ia mengatakan rendahnya budaya membaca perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), minat baca anak Indonesia masih berada pada angka 17,66 persen, sedangkan minat menonton mencapai 91,67 persen.

Selain itu, rata-rata waktu membaca masyarakat Indonesia hanya sekitar 30 hingga 59 menit per hari, sementara anak usia 13 hingga 17 tahun menghabiskan sekitar 4,1 hingga 5,8 jam per hari mengakses berbagai platform digital.

Ely juga mengungkapkan bahwa pada penilaian Tingkat Kegemaran Membaca tahun 2025 hanya 115 dari target 246 sekolah di Kota Ambon yang menyampaikan data. Kondisi tersebut menyebabkan nilai TGM Kota Ambon berada pada angka 59,75, sedangkan IPLM tercatat 11,74.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah memperkuat kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan memastikan pelaporan data literasi dilakukan secara tertib agar menjadi dasar penyusunan kebijakan peningkatan budaya membaca di daerah.

“Lomba bertutur merupakan salah satu upaya membangun kemampuan literasi, komunikasi, dan karakter peserta didik melalui pemahaman terhadap isi bacaan serta pelestarian cerita rakyat dan nilai-nilai budaya,” ucapnya.

Ia berharap berbagai program literasi yang dijalankan secara berkelanjutan mampu meningkatkan minat baca siswa sekaligus membentuk generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan berkarakter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.