Hujan 4 Jam Nonstop, Debit Sungai Meluap! Tanggul 4 Meter di Tapanuli Tengah Jebol, Ini Respon PU
Minggu, 19 Jul 2026, 19:20 WIBJAKARTAâ Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani dampak banjir yang terjadi di kawasan Sungai Aek Sigala-gala, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menyusul hujan dengan intensitas sangat lebat yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (18/7). Penanganan darurat difokuskan pada pemulihan akses masyarakat dan perbaikan tanggul yang jebol agar aliran sungai kembali terkendali.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah.Â
"Kementerian PU mengerahkan personel dan peralatan agar dampak bencana terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Prioritas utama adalah memulihkan akses masyarakat, memperbaiki tanggul yang jebol, dan memastikan aliran sungai kembali lancar sehingga risiko banjir susulan dapat ditekan," kata Menteri Dody.
Berdasarkan laporan di lapangan, hujan dengan intensitas sangat lebat terjadi mulai sekitar pukul 13.00 hingga 17.00 WIB atau berlangsung sekitar empat jam. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit Sungai Aek Sigala-gala meningkat drastis hingga melampaui kapasitas sungai.
Besarnya debit air mengakibatkan air meluap melewati tanggul sungai yang memiliki ketinggian sekitar empat meter. Luapan tersebut kemudian menggerus badan tanggul hingga akhirnya menyebabkan tanggul jebol.
Akibat jebolnya tanggul, permukiman warga di sekitar lokasi terdampak banjir dengan ketinggian genangan berkisar antara 50 hingga 150 sentimeter. Selain itu, akses menuju Jembatan Sigala-gala juga terputus karena oprit jembatan mengalami kerusakan.
Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air segera melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan dua unit alat berat untuk memperbaiki oprit jembatan sehingga dapat dilalui alat berat menuju lokasi tanggul yang jebol. Setelah akses terbuka, pada malam hari penanganan difokuskan pada penutupan tanggul yang jebol agar aliran sungai kembali terkendali.
Selanjutnya, Kementerian PU juga akan melakukan pengangkatan sedimen di Sungai Aek Sigala-gala menggunakan empat unit alat berat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aliran sungai sehingga mampu mengurangi risiko luapan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Hingga Sabtu malam, kondisi banjir dilaporkan telah berangsur surut. Hujan di lokasi masih berlangsung dengan intensitas gerimis, sementara sisa genangan 20 cm terus mengalir ke Sungai Tukka. Kementerian PU akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan aman.
- Tanggul Jebol
- Kementerian PU
- banjir tapanuli tengah
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga, 4 Jembatan Gantung Dibangun di Banten Tahun 2026
-
Gempa Sulteng! Menteri PU Cek Langsung Jembatan Goyang, Prioritas Infrastruktur Dasar
-
Tarik Wisatawan, PU Bangun Ulang Bandara Bandaneira, Perpanjang Runway hingga 2,2 KM
-
39.540 Hektare Sawah Terselamatkan! Ini Manfaat 5 Bendungan yang Baru Diresmikan
-
Pantura Urat Nadi Logistik RI Dipercepat! Jalan Kudus-Pati-Rembang Segera Mulus, 202 Miliar Digelontorkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.