Integrasikan 50 Ribu Data! PDC Kebut Transformasi Digital Lewat 1 Sistem Terpusat
Jumat, 17 Jul 2026, 21:34 WIBJAKARTA-PT. Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat transformasi digital melalui integrasi lebih dari 50 ribu data operasional ke dalam sistem terpusat sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola data dan efektivitas proses bisnis perusahaan.
Langkah tersebut dilakukan melalui migrasi 36.837 data AP Tracking, 13.816 data AR Tracking, serta 371 data UMK Online ke sistem baru yang telah disesuaikan dengan standar perusahaan. Integrasi ini menjadi bagian dari penerapan Single Source of Truth (SSOT), yaitu konsep pengelolaan data yang memastikan seluruh unit kerja mengacu pada satu sumber data yang sama sehingga informasi lebih akurat, konsisten, dan mudah diakses.
Manager ICT PDC, Harmeiya Habonaran Harahap, mengatakan transformasi digital tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada penguatan tata kelola informasi yang mampu mendukung proses bisnis perusahaan secara menyeluruh.
"Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi memastikan seluruh fungsi di perusahaan menggunakan data yang sama sebagai dasar dalam menjalankan proses bisnis. Dengan data yang terintegrasi, koordinasi menjadi lebih efektif, proses pengambilan keputusan lebih cepat, dan potensi perbedaan informasi antar fungsi dapat diminimalkan," ujar Harmeiya di Jakarta, Jumat (17/7).
Seluruh data yang dimigrasikan mencakup histori transaksi dari ketiga aplikasi sehingga tetap dapat dimanfaatkan tanpa mengurangi integritas, akurasi, maupun keterlacakan informasi. Melalui sistem yang terintegrasi, PDC juga memperkuat pengelolaan data agar lebih adaptif terhadap kebutuhan operasional dan perkembangan bisnis perusahaan.
Selain migrasi data, PDC turut menyelaraskan pengembangan aplikasi dengan kebutuhan pengguna di berbagai fungsi. Berbagai penyempurnaan dilakukan melalui diskusi bersama pengguna, termasuk penyesuaian fitur dan alur kerja, sehingga sistem yang dikembangkan mampu mendukung aktivitas operasional secara lebih efektif dan menyeluruh.
Sebelum diimplementasikan secara penuh, aplikasi tersebut juga melalui tahapan User Acceptance Test (UAT) untuk memastikan setiap fitur dan proses telah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan sistem yang andal, mudah digunakan, serta mampu mendukung produktivitas kerja di seluruh fungsi.
Penerapan sistem terintegrasi ini menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan transformasi digital PDC. Dengan tata kelola data yang semakin kuat, perusahaan optimistis dapat meningkatkan efisiensi proses bisnis, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, memperkuat kolaborasi antar fungsi, serta mendukung operasional perusahaan yang semakin unggul, adaptif, dan berkelanjutan.
- Digitalisasi
- Pertamina Drilling
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Lionel Messi Pecahkan Rekor Piala Dunia, Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Masa dengan 18 Gol
-
Dorong Ekonomi Lokal, Warga Rokan Hilir Dilatih Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin dan Sabun
-
Keamanan Terintegrasi Dinilai Krusial untuk Dukung Keberlanjutan Produksi Migas Nasional
-
Cuan Kopi Indonesia Mengalir di Bangkok, Potensi Transaksi Capai Rp66 Miliar
-
Vivere Group Gandeng Rimini Street untuk Perkuat Sistem SAP dan Transformasi Digital
-
Tak Hanya di RI! Pertamina Drilling Ekspansi ke Malaysia & Timor Leste, Bidik Pasar Global
-
Kerja di Jepang Jadi Incaran Anak Muda Indonesia, BP3MI Ungkap Peluang Besar di Berbagai Sektor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.