- Home
-
- Luar Negeri
-
- Prancis Integrasikan Rudal...
Prancis Integrasikan Rudal Berbiaya Rendah ke Rafale untuk Melawan Drone
Kamis, 16 Jul 2026, 00:02 WIBPARIS - Pesawat tempur Rafale Prancis telah memperoleh kemampuan baru untuk memerangi pesawat nirawak berkat integrasi rudal berpemandu laser 68 mm berbiaya rendah.
Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengumumkan hal ini.
Dari Militarnyi, para ahli telah berhasil menyelesaikan pengujian sistem LADAC (Lutte Anti-Drone sur Avion de Combat), yang memungkinkan pencegatan drone dengan rudal Aculeus LG 68 mm yang dipandu laser.
Sistem ini didasarkan pada rudal yang diluncurkan oleh pilot dari peluncur JF12/TELSON 12-putaran yang diproduksi oleh Thales.
Sistem pemandu disediakan oleh pod penargetan TALIOS, yang melacak target dan meneranginya dengan laser hingga hancur. Sistem radar onboard RBE2 AESA mendeteksi drone, setelah itu awak dapat melakukan intersepsi menggunakan amunisi yang jauh lebih murah daripada rudal MICA tradisional.
Pengujian sistem baru dimulai pada Februari 2026, dengan partisipasi dari Badan Pengadaan Pertahanan Prancis (DGA), Pusat Keahlian Penerbangan Militer (CEAM), Dassault Aviation, dan Thales.
Selama pengujian, para ahli mengevaluasi kinerja sistem di setiap tahapâmulai dari deteksi target radar hingga peluncuran rudal berpemandu terhadap drone target.
Mereka juga menilai dampak pod rudal terhadap karakteristik penerbangan pesawat tempur dan efektivitas sistem dalam kondisi peperangan elektronik aktif.
Menurut Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis, sistem tersebut telah mencapai kesiapan operasional awal.
Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis
Thales sedang mempersiapkan produksi massal kit LADAC, dan pengiriman pertama pod rudal baru ke unit tempur akan dimulai paling cepat bulan Juli.
Hal ini akan memungkinkan integrasi cepat kemampuan baru ini ke dalam jet tempur yang sedang bertugas dalam pertempuran.
Perlu dicatat bahwa, selain Rafale, perusahaan Inggris BAE Systems telah mengintegrasikan roket APKWS dan mengujinya pada jet tempur selama operasi penembakan jatuh drone Iran di Timur Tengah.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
BGN Papua Barat Optimalkan Pangan Lokal untuk Program MBG
-
Borobudur Bersiap Sambut 23 Ribu Penganut Buddha pada Puncak Waisak 2026
-
Menit-menit Terakhir, Kolombia Batalkan Akuisisi €3,2 Miliar Rafale F-4, Jatuhkan Pilihan ke JAS 39 Gripen
-
Tiga Jet Tempur Rafale Tiba di Indonesia, Siap Perkuat TNI AU
-
PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Rapat Paripurna DPR RI di Senayan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.