Kemensos Rawat Intensif Putra Sayuti Melik yang Terlilit Kesulitan Usai Pulang dari Kanada
Kamis, 16 Jul 2026, 16:39 WIBJakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial memberikan perawatan intensif dan memfasilitasi hunian sementara bagi Heru Baskoro (84), anak kandung pahlawan nasional penulis naskah proklamasi kemerdekaan RI, Sayuti Melik, yang mengalami sakit sepulang dari Kanada.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/7), mengatakan bahwa pemerintah langsung bergerak cepat mengevakuasi Heru bersama istrinya, Treyzia Noviani, menuju Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat, sesaat setelah menerima informasi mengenai kondisi kesehatannya.
"Langsung kami kirim tim ke sana dan sekarang sudah kami bawa ke sentra milik Kemensos di Bekasi. Ya tentu akan direhabilitasi. Ada rehabilitasi medis, ada rehabilitasi yang lain yang mungkin dibutuhkan sesuai hasil asesmennya," kata dia.
Kemensos mengkonfirmasi bahwa Heru dan istrinya tercatat sempat hidup mandiri dan menetap di Kanada selama kurang lebih 21 tahun dengan status penduduk tetap (permanent resident).
Namun, roda kehidupan mereka berubah drastis setelah Heru terserang penyakit berupa gangguan penglihatan parah yang membutuhkan biaya pengobatan.
Banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk memulihkan sakitnya tersebut menguras sebagian besar tabungan keluarga, sehingga sekembalinya ke tanah air keduanya terhimpit kesulitan finansial.
Menteri yang akrab disapa Gus Ipul ini menambahkan selama berada di STPL Bekasi, yang bersangkutan dipastikan mendapatkan pemeriksaan medis berkala serta pendampingan sosial yang komprehensif.
Kemensos saat ini juga tengah melakukan identifikasi kebutuhan dasar, verifikasi dokumen kependudukan, serta penelusuran aset keluarga sebagai landasan penentuan program intervensi sosial jangka panjang yang tepat.
Gus Ipul menegaskan kasus yang dialami keluarga pahlawan nasional ini menjadi pengingat pentingnya akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang saat ini sedang dipacu Kemensos bersama kementerian/lembaga terkait lainnya atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Ini kembali lagi menyangkut data. Maka itulah, data menjadi sangat penting, dan satu tahun lebih ini atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kami melakukan konsolidasi data," kata dia.
Ia menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar serta pemulihan kesehatan putra Sayuti Melik tersebut dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
- Kementerian Sosial
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
TNI AD Hadirkan Sarana Air Bersih untuk Ponpes di Serang Banten
-
Prediksi Gerbang Tol Cikampek Utama Akan Dilalui 126 Ribu Kendaraan saat Puncak Mudik 2026
-
Sawah Rusak Pascabanjir Bandang, Petani Palembayan Beralih Tanam Jagung
-
Jumlah warga terdampak banjir di Periuk Tangerang
-
Menelusuri Jejak Beruang yang Serang Petani di Muaro Jambi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.