Cegah Stunting, Angkasa Pura Indonesia Bantu Pemenuhan Gizi Anak di Kalimantan Selatan.

Kamis, 16 Jul 2026, 12:06 WIB

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan membantu pemenuhan gizi 127 anak untuk pencegahan stunting.

"Lewat Program InJourney Lawan Stunting, perusahaan menyerahkan bantuan senilai Rp164.625.000 berupa paket pemenuhan gizi sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan penurunan angka stunting," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana di Banjarbaru, Rabu (15/7).

Ket. Foto: General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana menyerahkan bantuan kepada warga yang memiliki balita rawan kekurangan gizi. — Sumber: Antara Foto

Bantuan tersebut menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan total nilai bantuan diserahkan Rp 319.625.000.

Ada empat sektor prioritas yang menjadi sasaran yaitu kesehatan, pendidikan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Di bidang pendidikan, melalui Program InJourney Cerdaskan Bangsa, perusahaan tersebut memberikan bantuan perbaikan halaman sekolah kepada SDN 3 Landasan Ulin Utara senilai Rp30 juta guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik.

Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan pembangunan panggung sekolah kepada SMP Negeri 15 Banjarbaru senilai Rp50 juta.

Panggung tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana kegiatan seni, budaya, pembelajaran, serta pengembangan kreativitas siswa.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, melalui Program InJourney Airports Peduli Lingkungan, perusahaan itu menyerahkan bantuan mesin pencacah sampah kepada LPM Guntung Payung, Desa Guntung Damar, senilai Rp25 juta.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat sehingga mampu mengurangi timbunan sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi melalui pengolahan sampah organik.

Sementara itu, melalui Program InJourney Airports Rumah Layak Huni, perusahaan menyalurkan bantuan renovasi rumah senilai Rp50 juta kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat sehingga lebih sehat, aman, dan layak huni.

Millyas menyatakan program TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai program yang memberikan dampak nyata.

Dia menyebut bandara bukan hanya menjadi pusat konektivitas transportasi udara, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Melalui program TJSL ini, pihaknya ingin berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat, meningkatkan kualitas pendidikan, mendukung kepedulian terhadap lingkungan, serta membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Banjarbaru," katanya menambahkan.

  • pencegahan stunting

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.