Sembilan Kabupaten di Sumsel Berstatus Siaga Karhutla

Rabu, 15 Jul 2026, 17:25 WIB

PALEMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat sembilan kabupaten di wilayah itu telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau 2026.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Rabu (15/7), mengatakan Kabupaten Musi Rawas menjadi daerah terbaru yang menetapkan status siaga karhutla setelah bupatinya menandatangani surat keputusan (SK) penetapan status siaga yang berlaku hingga November 2026.

Ket. Foto: Karhutla di Sumsel — Sumber: antara foto

Dengan penetapan tersebut, pemerintah daerah memiliki dasar untuk mengoptimalkan langkah pencegahan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

Hingga pertengahan Juli 2026 terdapat sembilan kabupaten di Sumsel yang telah menetapkan status siaga karhutla, yakni Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Rawas Utara (Muratara), dan Musi Rawas.

"Dengan penetapan Musi Rawas, saat ini sudah sembilan daerah yang menetapkan status siaga," katanya.

BPBD Sumsel mencatat Kabupaten Musi Rawas mengalami sembilan kejadian karhutla sepanjang 2026. Kejadian terbanyak terjadi di Kecamatan Muara Kelingi sebanyak empat kejadian, disusul BTS Ulu dua kejadian, sedangkan masing-masing satu kejadian terjadi di Kecamatan Muara Lakitan, Tuah Negeri, dan STL Ulu Terawas.

Berdasarkan jumlah kejadian tersebut, Musi Rawas masuk kategori zona kuning atau wilayah dengan satu hingga 15 kejadian karhutla.

Selain itu, sepanjang Januari hingga pertengahan Juli 2026 terdeteksi sebanyak 185 titik panas (hotspot) di Kabupaten Musi Rawas. Jumlah hotspot terus meningkat seiring menurunnya curah hujan dan memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September.

BPBD Sumsel terus mengimbau pemerintah kabupaten/kota agar meningkatkan patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta memperkuat langkah pencegahan untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

Pasar-Pasar di Banjarmasin Makin Sepi? DPRD Minta Segera Ditata Ulang

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.