Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel
Sabtu, 08 Agu 2026, 23:00 WIBJAKARTA - Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kesempatan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Difabel. Program tersebut dirancang untuk membantu peserta meningkatkan kompetensi, kepercayaan diri, serta kesiapan menghadapi dunia kerja.
Program Mandiri Sahabat Difabel menjadi salah satu bentuk pemberdayaan yang dilakukan Bank Mandiri untuk memperluas akses kelompok penyandang disabilitas terhadap kesempatan kerja. Melalui program ini, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan keterampilan, tetapi juga pemahaman mengenai lingkungan kerja dan persiapan menghadapi proses rekrutmen.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa. Karena itu, Bank Mandiri berupaya menghadirkan program yang dapat memberikan manfaat nyata sekaligus membangun ekosistem kerja yang semakin inklusif.
"Melalui program Mandiri Sahabat Difabel, kami ingin membekali para peserta dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk menciptakan ekosistem yang semakin inklusif, di mana setiap orang dapat merasa nyaman dan setara dalam meraih kesempatan, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujar Adhika di Jakarta, Selasa (4/8).
Dalam pelaksanaannya, Bank Mandiri menggandeng Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) untuk memberikan pelatihan kesiapan kerja kepada sekitar 350 siswa penyandang disabilitas dari tujuh Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah DKI Jakarta. Pelatihan ini menjadi bekal awal bagi peserta untuk mengenali potensi diri sekaligus memahami tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Materi yang diberikan cukup beragam, mulai dari pengembangan self awareness, pembentukan mindset kerja, working attitude, kemampuan bekerja dalam tim, hingga pengenalan dunia kerja. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan curriculum vitae (CV), hak dan kewajiban di tempat kerja, persiapan memasuki dunia kerja, serta simulasi wawancara.
Seluruh materi tersebut akan diberikan dalam 90 sesi pelatihan yang terbagi ke dalam 15 kelas. Rangkaian pelatihan berlangsung sepanjang periode program yang dijadwalkan mulai 20 Juli hingga 11 September 2026.
Program ini tidak berhenti pada pelatihan saja karena peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian akan mengikuti proses seleksi oleh Human Capital Bank Mandiri. Peserta yang lolos berkesempatan mengikuti program magang di Bank Mandiri sehingga dapat memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional.
Kesempatan magang tersebut menjadi bagian penting dalam program karena peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan. Pengalaman tersebut juga diharapkan dapat membantu peserta membangun kepercayaan diri dan meningkatkan daya saing ketika memasuki dunia kerja secara lebih luas.
Adhika menilai kolaborasi dengan Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program dapat berjalan sesuai kebutuhan peserta. Sinergi dengan berbagai pihak juga dinilai diperlukan agar pemberdayaan penyandang disabilitas dapat memberikan dampak yang berkelanjutan.
"Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami optimistis program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi secara optimal di dunia kerja," tambahnya.
Ke depan, Bank Mandiri menyatakan akan terus memperkuat program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan semangat Sinergi Majukan Negeri dan Nyaman Bersama Mandiri sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif.
Melalui Mandiri Sahabat Difabel, Bank Mandiri berharap semakin banyak penyandang disabilitas memperoleh akses untuk mengembangkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman kerja. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem ekonomi yang memberikan ruang lebih luas bagi setiap individu untuk berkembang dan berkontribusi.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel
-
Belasan Warga Sekitar Kebakaran TPA Jatiwaringin Diungsikan
-
Bank Mandiri Dorong Produk UMKM Binaan Tembus Pasar Internasional
-
Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Danantara dan Bank Mandiri Gelar Sosialisasi CX100
-
20 Pelaku UMKM Penyandang Disabilitas di Malang Didorong Naik Kelas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.