Remaja 15 Tahun Hilang Diterkam Buaya di Sungai Tanah Bumbu
Senin, 13 Jul 2026, 15:56 WIBBANJARMASIN -- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin mengerahkan tim SAR gabungan mencari seorang remaja berusia 15 tahun yang diduga diterkam buaya di Sungai Desa Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) di Banjarmasin, Senin, mengatakan tim menerima informasi bahwa korban bernama AR (15), warga Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu yang diduga diterkam buaya saat berada di sekitar sungai, dinyatakan hilang dan dilaporkan pada Minggu (12/7) sekitar pukul 22.12 Wita.
âBerdasarkan informasi yang diterima, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 Wita, ketika seorang saksi melihat korban diduga diterkam seekor buaya di sekitar Sungai Desa Karang Bintang. Setelah kejadian tersebut korban tidak terlihat lagi, sehingga masyarakat melaporkan peristiwa itu kepada Unit Siaga SAR Batulicin untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan,â ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 22.30 Wita memberangkatkan satu tim dari Unit Siaga SAR Batulicin yang terdiri atas tujuh personel menggunakan Rescue Car D-Max menuju lokasi kejadian.
Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Batulicin, Satpol PP dan Damkar Simpang Empat, BPBD Tanah Bumbu Jhonlin Rescue, Polsek Karang Bintang, Koramil Karang Bintang, aparat Desa Karang Bintang, serta masyarakat setempat dengan dukungan peralatan Rubber Boat, komunikasi, water rescue, dan peralatan pendukung lainnya untuk menunjang proses pencarian di lokasi kejadian.
âUnsur SAR melaksanakan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat lokasi kejadian berada di habitat satwa liar,â katanya.
Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian dan koordinasi terus dilakukan bersama seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat setempat.
âKami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi tanpa pendampingan petugas, karena area tersebut berpotensi membahayakan. Apabila beraktivitas di sekitar sungai yang merupakan habitat buaya, masyarakat diharapkan selalu waspada dan mematuhi imbauan keselamatan,â ujar Putu Sudayana.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Pembangunan LRT Velodrome-Dukuh Atas Dinilai Mampu Kurangi Kemacetan
-
Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi dengan Program Kopdes Merah Putih
-
AFC Batalkan Malaysia ke Piala Asia
-
Polisi Cari Penembak Runduk yang Bunuh Charlie Kirk
-
Cegah Pikun dan Demensia, 10 Makanan Ini Mengandung Vitamin B12 yang Baik untuk Kesehatan Otak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.