Nelayan Kunci Ketahanan Pangan, Perlindungannya Harus Diprioritaskan
Senin, 13 Jul 2026, 00:00 WIBJAKARTA â Upaya mewujudkan swasembada pangan di sektor kelautan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi perikanan, tetapi juga memerlukan perlindungan terhadap nelayan serta penguatan kapasitas pembudidaya. Kebijakan yang mencakup kepastian akses terhadap sarana produksi, pembiayaan, teknologi, hingga jaminan pasar akan meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan pelaku usaha perikanan.
Dengan pendekatan yang menyeluruh, sektor kelautan berpotensi menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir secara berkelanjutan.
Anggota Komisi IV DPR RI Ellen Esther Pelealu mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar memastikan nelayan memperoleh jaminan keselamatan kerja melalui program asuransi. Menurutnya, aspek perlindungan bagi nelayan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan produksi sektor kelautan dan perikanan.
"Memfasilitasi ya kepada semua nelayan-nelayan untuk mendapatkan jaminan hidup dalam artian adalah asuransi. Nah, sudah diiyakan, karena swasembada pangan khususnya di bidang kelautan itu akan tercapai jika nelayan juga ada jaminan untuk keselamatan kerja," ujarnya usai Focus Group Discussion Komisi IV DPR mengenai Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) KKP untuk Swasembada Pangan di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (10/7), seperti dikutip dari laman resmi DPR RI.
Tak hanya itu, Ellen juga menaruh perhatian pada pengembangan budidaya rumput laut di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Dia mengatakan daerah tersebut memiliki potensi besar dan selama ini menjadi salah satu sentra budidaya rumput laut. Namun, menurutnya, para pembudidaya masih membutuhkan dukungan yang lebih komprehensif dari pemerintah agar usahanya terus berkembang.
Bantuan Bibit
Ellen menilai bantuan yang diberikan selama ini masih berfokus pada penyediaan bibit. Padahal, keberhasilan budidaya juga ditentukan oleh tersedianya sarana pendukung yang memadai, mulai dari pelampung hingga perahu yang digunakan dalam proses produksi.
"Kemarin yang dikasih cuman bibitnya aja, bibit rumput laut. Jadi saya bilang alangkah eloknya kalau pelampungnya, perahunya, pokoknya kelengkapan untuk nelayan budidaya rumput laut ini akan bisa diberikan oleh Kementerian KKP," tegasnya.
Dia berharap masukan tersebut dapat menjadi perhatian KKP dalam menyusun program prioritas ke depan, sehingga perlindungan bagi nelayan dan dukungan terhadap pembudidaya rumput laut dapat berjalan beriringan guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan di sektor kelautan dan perikanan.
Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari mendorong KKP memperkuat berbagai program yang berpihak kepada nelayan dan pembudidaya ikan, mulai dari pembangunan pabrik pakan sederhana, perluasan subsidi asuransi nelayan, hingga kebijakan jaminan harga ikan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Penelitian Kolaboratif Kembangkan AI Skrining TBC Inklusif untuk Daerah Terpencil
-
Bupati Sleman: Masjid SMPN 3 Ngaglik Sarana Pendidikan Karakter Siswa
-
Perangi Pencurian Ikan Lintas Negara! KKP Gaspol Latih Pengawas Perikanan se-Asia
-
Atasi Darurat Sampah Bogor Raya, DPRD Jabar Bidik Anggaran Rp20 Miliar untuk Optimalkan TPPAS Lulut-Nambo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.