- Home
-
- Megapolitan
-
- BNPB: Kebakaran TPA Jatiwa...
BNPB: Kebakaran TPA Jatiwaringin Masuk Tahap Pembasahan dan Pendinginan
Minggu, 12 Jul 2026, 21:37 WIBTANGERANG - Pada hari ke-13 kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang petugas gabungan fokus melakukan pembasahan dan pendinginan. Tujuannya, agar tumpukan sampah tetap lembap sehingga tidak memicu kebakaran kembali.
"Fokus selanjutnya adalah pembasahan dan pendinginan. Tujuannya agar tumpukan sampah tetap lembap sehingga tidak memicu kebakaran kembali," ujar Kepala Bidang Pengendalian Taktis dan Evaluasi Operasi BNPB, Riswandi, Minggu (12/7).
Riswandi mengatakan dalam operasi pemadaman yang dilakukan empat helikopter water bombing (pengeboman air) pada Sabtu, kemarin resmi dihentikan. Hal itu seiring situasi kebakaran TPA Jatiwaringin telah dikendalikan.
"Berdasarkan hasil pemantauan drone thermal yang dilakukan semalam, sudah tidak ada lagi titik api ataupun hotspot di TPA Jatiwaringin. Karena itu hari ini kami sudah tidak lagi melakukan operasi water bombing," ucap dia.
Sementara, Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Suharyono, menilai keberhasilan penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin merupakan contoh kolaborasi yang baik. Yakni, antara pemerintah pusat dan daerah serta komponen lainnya yang terlibat.
"Yang terjadi di TPA Jatiwaringin merupakan koordinasi dan kolaborasi yang sangat baik dari seluruh komponen. Mulai pemerintah pusat hingga daerah, lintas kementerian, yang diorkestrasi dengan baik oleh Bupati Tangerang, sehingga proses pemadaman dapat berjalan cepat dan berhasil," ucap dia.
Ia mengatakan personel Manggala Agni telah bertugas selama delapan hari dan seluruhnya dalam kondisi sehat. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh hotspot telah dinyatakan bersih.
"Alhamdulillah, perkembangan hotspot hingga tadi malam sudah clear, tidak ada lagi titik panas. Artinya kebakaran telah selesai," kata dia.
Sebelumnya, operasi pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin dioptimalkan dengan penambahan penerjunan dua armada helikopter water bombing. Dengan tambahan kekuatan armada tersebut, total menjadi empat helikopter pembom air beroperasi dalam pemadaman kebakaran tersebut.
Selain memperkuat operasi udara, petugas gabungan dari BPBD, BNPB, KLH dan Kemenhut juga terus melakukan pemadaman dari darat dengan dukungan armada pemadam kebakaran serta alat berat, yang menerapkan metode injeksi untuk memadamkan api di bawah timbunan sampah. Kendati demikian petugas tetap mewaspadai potensi api muncul kembali akibat panas yang masih tersimpan di dalam timbunan sampah. ils/I-1
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Kebakaran TPA Jatiwaringin
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Berpotensi Kembali Tertekan, 18 Mei 2026
-
Dorong Storytelling Konservasi Lewat Visual, Taman Safari Indonesia Buka Kompetisi Foto dan Video
-
BNPB lakukan operasi modifikasi cuaca di Jambi
-
Sumedang Siapkan 75 Titik Irigasi Hadapi Ancaman El Nino Berkepanjangan
-
Satu Helikopter Didatangkan dari JambI untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.