Klarifikasi PU: Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup Total, Ini Kondisi Terbarunya

Sabtu, 11 Jul 2026, 11:40 WIB

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan bahwa Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, tidak ditutup, melainkan sedang dilakukan langkah-langkah penguatan struktur agar tetap aman digunakan secara terbatas. 

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, hasil pemeriksaan teknis menunjukkan pondasi jembatan dari arah Bireuen menuju Bener Meriah mengalami kemiringan akibat gerusan aliran sungai. Kondisi tersebut telah ditangani dengan penyangga sementara, dan saat ini Kementerian PU segera meningkatkan penanganan melalui perkuatan struktur bawah jembatan. 

Ket. Foto: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan bahwa Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, tidak ditutup, melainkan sedang dilakukan langkah-langkah penguatan struktur agar tetap aman digunakan secara terbatas — Sumber: istimewa

"Saya sudah berbicara dengan Kepala Balai dan Direktur Jembatan. Perkuatan di bawah jembatan akan kita buat lebih kuat lagi. Yang ada sekarang sifatnya masih sementara. Nanti PT PP akan mengerjakan perkuatan itu dengan penanganan yang lebih baik," kata Menteri Dody, Sabtu (11/7).

Menteri Dody menegaskan, penguatan jembatan bukan berarti penutupan akses. Selama kondisi dinyatakan aman berdasarkan hasil pemantauan teknis, masyarakat masih dapat menggunakan jembatan dengan pembatasan jenis kendaraan demi menjaga keselamatan bersama.

Penguatan struktur bawah jembatan dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama Direktorat Pembangunan Jembatan dengan pelaksana konstruksi PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. Penanganan tersebut bertujuan meningkatkan stabilitas pondasi sehingga jembatan tetap aman digunakan selama masa transisi menuju penanganan permanen 

Untuk memastikan keamanan, Menteri Dody juga menginstruksikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama BPJN Aceh melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi jembatan, terutama saat terjadi hujan deras yang berpotensi meningkatkan gerusan di sekitar pondasi.

"Saya minta PPK melakukan kontrol rutin. Kalau sewaktu-waktu dinilai membahayakan masyarakat, penggunaan jembatan harus dihentikan sementara sampai kondisi kembali aman. Perbaikan akan terus dilakukan dari bawah sehingga masyarakat tetap bisa melintas dengan aman selama memungkinkan," ujar Menteri Dody.

Selama proses penguatan berlangsung, Jembatan Enang-Enang tetap difungsikan secara terbatas untuk kendaraan roda dua dan kendaraan ringan penumpang. Sementara itu, kendaraan angkutan barang dan kendaraan bertonase besar tetap dilarang melintas guna mengurangi beban pada struktur jembatan.

Sebagai solusi, Kementerian PU juga mempercepat peningkatan konektivitas kawasan melalui pelebaran Jalan Werlah beserta pembangunan dua jembatan baru pada jalur alternatif. Selain itu, pemerintah menyiapkan pembangunan jembatan shortcut di kawasan Enang - Enang yang nantinya mampu melayani kendaraan logistik hingga sekitar 30 ton sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi barang menjadi lebih aman dan efisien.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.