Jepang Berhasil Uji Roket Reusable RV-X untuk Mengurangi Biaya Antariksa

Sabtu, 11 Jul 2026, 14:30 WIB

TOKYO - Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (Japan Aerospace Exploration Agency/JAXA) berhasil menguji prototipe roket yang dapat digunakan kembali (reusable rocket) di Prefektur Akita, Jepang timur laut, Sabtu dan keberhasilan ujicoba itu menjadi langkah penting untuk menekan biaya peluncuran antariksa pada masa mendatang.

Dalam pengujian yang dilakukan di fasilitas JAXA di Kota Noshiro, roket RV-X berhasil mendarat dengan selamat setelah mencapai ketinggian maksimum sekitar 11 meter dan bergerak secara horizontal sejauh sekitar 16 meter. Seluruh penerbangan berlangsung sekitar 40 detik.

Ket. Foto: Badan antariksa Jepang menguji prototipe roket yang dapat digunakan kembali di Prefektur Akita di timur laut negara itu pada hari Sabtu, — Sumber: KYODO

"Uji terbang berjalan dengan baik. Saya merasa lega," kata Manajer Proyek Takashi Ito dalam konferensi pers secara daring.

Teknologi roket yang dapat digunakan kembali telah dikomersialkan oleh perusahaan Amerika Serikat, SpaceX, melalui roket dua tingkat Falcon 9.

JAXA menyatakan hasil uji coba RV-X akan dimanfaatkan dalam perancangan kendaraan peluncur yang dapat digunakan kembali bernama Callisto, yang tengah dikembangkan bersama Prancis dan Jerman.

Uji terbang Callisto, yang menggunakan mesin yang sama dengan RV-X, dijadwalkan berlangsung sebelum April tahun depan. Dalam pengujian tersebut, JAXA menargetkan pendaratan dari ketinggian yang lebih tinggi dibandingkan uji coba RV-X.

Menurut JAXA, roket RV-X memiliki panjang sekitar 7,3 meter dengan diameter sekitar 1,8 meter serta dilengkapi empat kaki pendaratan.

Saat ini, roket H3 yang menjadi andalan Jepang hanya dapat digunakan untuk satu kali peluncuran. Karena itu, Jepang terus mengembangkan teknologi roket yang dapat digunakan kembali guna meningkatkan frekuensi peluncuran satelit sekaligus menekan biaya operasional.

Tahun lalu, Honda R&D Co., anak perusahaan produsen otomotif Honda Motor Co., juga berhasil melakukan uji terbang roket yang dapat digunakan kembali. Pengujian tersebut menjadi keberhasilan pertama teknologi roket reusable yang dikembangkan oleh sektor swasta di Jepang.

  • Teknologi Antariksa

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.