- Home
-
- Luar Negeri
-
- Yaman Dikepung Wabah DBD, ...
Yaman Dikepung Wabah DBD, 30 Orang Tewas
Jumat, 10 Jul 2026, 15:18 WIBADENÂ - Yaman mencatat lebih dari 5.700 kasus demam berdarah dengue (DBD) dan 30 kematian terkait di wilayah-wilayah yang dikuasai pemerintah pada paruh pertama (H1) 2026, kata otoritas kesehatan Yaman pada Rabu (8/7), memperingatkan bahwa datangnya musim hujan berpotensi mempercepat penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk itu.
Taysir Al-Sami, pejabat kesehatan dari Provinsi Taiz di Yaman barat daya, mengatakan kota pelabuhan Aden di Yaman selatan mencatat jumlah kematian tertinggi, yakni 15 orang, atau setengah dari total kematian terkait DBD yang dilaporkan selama periode enam bulan tersebut.
Dia memperingatkan penularan DBD berpotensi meningkat selama musim hujan, seraya mendesak penguatan upaya pengendalian nyamuk, peningkatan pemantauan penyakit, serta percepatan diagnosis dan pengobatan.
Yaman telah dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika pasukan Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah di Yaman utara. Kondisi itu mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Konflik berkepanjangan ini telah memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, sekaligus memberikan tekanan besar terhadap sistem layanan kesehatan serta membuat jutaan orang membutuhkan bantuan kemanusiaan dan layanan dasar. Ant
- Demam Berdarah
- Yaman
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Warga Jakarta Catat Tanggalnya, Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng Bakal Pecah, Ada Apa Saja?
-
10 Film Unggulan Tayang di Platform Streaming Bulan Januari 2026, Wajib Nonton!
-
Emil Tampil Gemilang ketika Hadapi Hellas Verona, Como Diimbangi Genoa
-
Optimisme Berlebihan? CSIS Wanti-wanti Bubble di Balik Ambisi Dorong IHSG ke Leven 10.000
-
Polres Serang Siapkan Terobosan Pangan untuk Ditampilkan ke Presiden Prabowo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.