Sekolah Rakyat Terintegrasi Cirebon Siap Beroperasi, MPLS Dimulai 31 Juli 2026 dengan 540 Siswa

Jumat, 10 Jul 2026, 19:40 WIB

Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memastikan seluruh persiapan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi terus dimatangkan agar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dapat dimulai sesuai jadwal pada 31 Juli 2026.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman di Cirebon, Jumat (10/7), mengatakan pemerintah daerah bersama Kementerian Sosial telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta dukungan layanan bagi peserta didik sebelum sekolah mulai beroperasi.

Ket. Foto: Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman (tengah) saat menghadiri rapat koordinasi persiapan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (10/7/). — Sumber: Antara

“Nanti akan dilaksanakan launching pada tanggal 31 Juli tahun ini. Kami dari pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan pemerintah pusat atas perhatian kepada Kabupaten Cirebon sehingga tahun ini bisa me-launching Sekolah Rakyat,” katanya.

Ia mengatakan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Cirebon akan menampung 540 siswa yang terbagi dalam 18 rombongan belajar, masing-masing 180 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Menurut dia, peserta didik tersebut berasal dari Kabupaten Cirebon serta hasil migrasi dari Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka.

“Jumlah siswa yang nanti akan ditempatkan di Sekolah Rakyat ini berjumlah 540 siswa. Mudah-mudahan bisa bermanfaat karena pendidikan merupakan hak semua warga negara,” ujarnya.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi, pihaknya bersama instansi terkait juga menyiapkan layanan kesehatan, jaringan internet, keamanan, pasokan air dan listrik, pengelolaan sampah, hingga dukungan literasi dan olahraga guna menunjang operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Sementara itu, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial Suratna mengatakan siswa dijadwalkan memasuki asrama pada 30 Juli 2026 untuk registrasi dan penyerahan dari orang tua kepada pihak sekolah, sedangkan MPLS dimulai pada 31 Juli.

Ia menjelaskan penyesuaian jadwal dilakukan karena pembangunan fasilitas sekolah masih dalam tahap penyelesaian, karena progresnya telah mencapai lebih dari 80 persen.

Selain penyelesaian bangunan, kata dia, proses seleksi guru dilakukan secara nasional, sementara pemenuhan kuota peserta didik masih terus dioptimalkan agar target 540 siswa dapat terpenuhi sebelum kegiatan belajar dimulai.

“Memang waktunya baru berkesempatan pembangunannya siap. Kalau dipaksakan juga akan kurang aman untuk anak-anak,” katanya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.