Wimbledon 2026 Hadirkan Juara Baru Lagi, Empat Petenis Kejutkan Persaingan Menuju Final

Kamis, 09 Jul 2026, 09:33 WIB

LONDON – Kejutan terus mewarnai sektor tunggal putri Wimbledon 2026. Untuk kesembilan kalinya secara beruntun, turnamen Grand Slam lapangan rumput paling bergengsi di dunia dipastikan akan melahirkan juara baru, setelah empat petenis yang tersisa di semifinal berhasil mematahkan berbagai prediksi.

Tak banyak yang memperkirakan Coco Gauff, Karolina Muchova, Linda Noskova, dan Marta Kostyuk akan menjadi empat nama terakhir yang bertahan di All England Club. Bahkan, hanya Muchova yang sebelumnya pernah mencapai perempat final Wimbledon, meski dalam empat penampilan terakhirnya ia selalu tersingkir pada babak pertama.

Ket. Foto: Linda Noskova. — Sumber: WTA

Kini, salah satu dari mereka hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengangkat Venus Rosewater Dish, trofi bergengsi yang menjadi simbol supremasi di Wimbledon.

Sejak Serena Williams meraih gelar Wimbledon ketujuh sekaligus terakhirnya pada 2016, turnamen ini terus menghadirkan juara berbeda setiap tahun.

Fenomena tersebut membuat Wimbledon menjadi Grand Slam dengan pergantian juara paling sering dibandingkan Australian Open, Roland Garros, maupun US Open.

Linda Noskova menilai persaingan tahun ini benar-benar terbuka. "Siapa pun bisa mengalahkan siapa pun. Persaingannya benar-benar terbuka," ujar petenis asal Republik Ceko tersebut.

Di antara empat semifinalis, Coco Gauff menjadi satu-satunya petenis yang pernah merasakan gelar Grand Slam setelah menjuarai US Open dan Prancis Open.

Meski demikian, petenis unggulan ketujuh asal Amerika Serikat itu mengaku tidak pernah membayangkan mampu melangkah hingga semifinal Wimbledon musim ini.

Selama dua tahun terakhir, Gauff kesulitan menunjukkan performa terbaiknya di lapangan rumput.

"Kalau ada yang mengatakan saya akan berada di semifinal, saya pasti menganggapnya bercanda. Terutama melihat dua tahun terakhir ketika saya tidak memenangkan apa pun di sini," ujar Gauff.

Petenis berusia 22 tahun itu mengaku mulai memiliki keyakinan baru bahwa Wimbledon bisa menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

"Sepekan lalu saya mungkin akan menjawab tidak jika ditanya apakah Wimbledon adalah takdir saya. Tetapi sekarang saya berharap demikian, entah tahun ini atau di masa depan. Saya ingin melihat nama saya terpajang di dinding para juara Wimbledon."

Secara statistik, Gauff memiliki rekor pertemuan yang sangat baik atas Karolina Muchova dengan keunggulan 6-1.

Namun, Muchova memilih melihat semifinal ini sebagai pertandingan yang benar-benar baru.

"Saya senang karena di lapangan rumput skornya masih 0-0. Itu sedikit lebih seimbang bagi saya," ujarnya sambil tersenyum.

Republik Ceko kembali menunjukkan tradisinya sebagai salah satu kekuatan utama tenis putri di Wimbledon.

Sejak era tenis profesional dimulai pada 1968, petenis putri Ceko telah mengoleksi tujuh gelar Wimbledon, termasuk dua gelar pertama yang diraih Martina Navratilova sebelum berganti kewarganegaraan menjadi Amerika Serikat.

Kesuksesan itu kemudian diteruskan Jana Novotna, Petra Kvitova (dua gelar), Marketa Vondrousova, dan Barbora Krejcikova.

Kini, Muchova dan Noskova berpeluang menciptakan sejarah dengan menghadirkan final sesama petenis Republik Ceko untuk pertama kalinya di Grand Slam.

Noskova mengaku masih sulit mempercayai pencapaiannya sejauh ini. Ia juga berharap dapat mengikuti jejak idolanya, Petra Kvitova, yang dua kali menjuarai Wimbledon.

"Saat kecil saya selalu mengagumi Petra Kvitova. Dia adalah wajah tenis Ceko. Ketika dia memenangi dua gelar Wimbledon, itu membuat saya semakin mencintai tenis. Saya ingin mengikuti jejaknya."

Di sisi lain, Marta Kostyuk membawa motivasi berbeda. Petenis unggulan ke-12 asal Ukraina berharap keberhasilannya di Wimbledon dapat menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat negaranya yang masih terdampak perang. "Saya berharap pencapaian ini memiliki arti besar bagi mereka," kata Kostyuk.

Ia akan menghadapi Noskova pada semifinal. Dalam satu-satunya pertemuan sebelumnya, Kostyuk berhasil meraih kemenangan.

Jadwal Semifinal Wimbledon 2026, Kamis (9/7)

Centre Court

Karolina Muchova (Republik Ceko/unggulan 10) vs Coco Gauff (Amerika Serikat/unggulan 7)

Marta Kostyuk (Ukraina/unggulan 12) vs Linda Noskova (Republik Ceko/unggulan 9)

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.