Go Healthy with Taiwan Kembali Digelar, Fokus pada Pengembangan Inovasi Kesehatan
Kamis, 09 Jul 2026, 09:56 WIBJAKARTA â Kampanye Go Healthy with Taiwan 2026 mulai membuka pendaftaran bagi inovator, peneliti, startup, perguruan tinggi, hingga organisasi dari berbagai negara untuk mengajukan gagasan di bidang kesehatan dan kebugaran. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, edisi tahun ini menghadirkan program pendampingan bagi 20 finalis terpilih guna membantu mengembangkan inovasi hingga siap diterapkan di pasar.
Program yang diberi nama Top 20 Mentorship Program tersebut menjadi salah satu pembaruan utama setelah penyelenggaraan perdana Go Healthy with Taiwan mencatat tingginya antusiasme. Tahun lalu, ajang itu menerima 638 proposal dari 55 negara, jauh melampaui target awal sebanyak 100 proposal.
Melalui program mentoring tersebut, para finalis akan memperoleh pendampingan langsung dari pakar industri untuk menyempurnakan konsep inovasi, memvalidasi potensi pasar, mempercepat proses komersialisasi, sekaligus memperluas peluang kemitraan internasional.
Kampanye Go Healthy with Taiwan 2026 sebelumnya diluncurkan secara global melalui konferensi pers di Taiwan pada tanggal 27 Mei. Kini, penyelenggara resmi membuka penerimaan proposal dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Peserta didorong memanfaatkan produk, teknologi, maupun model bisnis yang dikembangkan Taiwan untuk menghasilkan solusi di bidang kesehatan dan wellness yang dapat diterapkan di berbagai sektor, mulai dari komunitas, lingkungan kerja, kawasan perkotaan, hingga institusi publik.
Program ini diselenggarakan oleh International Trade Administration (TITA) di bawah Ministry of Economic Affairs Taiwan dan diimplementasikan oleh Taiwan External Trade Development Council (TAITRA). Mengusung tema "Designing Healthier Futures Together", kampanye tersebut berfokus pada pengembangan inovasi di bidang smart healthcare, perangkat medis, teknologi olahraga dan kebugaran, healthy ageing, serta layanan wellness.
Penyelenggara menilai keberhasilan edisi perdana tidak hanya terlihat dari jumlah peserta, tetapi juga dari implementasi berbagai proyek hasil kompetisi.
Di Ukraina, misalnya, salah satu tim pemenang telah menerapkan peralatan medis asal Taiwan di sejumlah fasilitas kesehatan. Dana penghargaan yang diperoleh kemudian diinvestasikan kembali untuk memperluas pengadaan perangkat medis sekaligus mendukung rumah sakit melalui program donasi.
Kolaborasi juga berkembang di Swiss. Perusahaan Perovskia menjalin kerja sama dengan Everlight Chemical yang menghasilkan riset bersama dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature. Produksi percontohan dari hasil kerja sama tersebut diperkirakan dimulai pada 2026.
Sementara di Amerika Serikat, Ideas Lab bekerja sama dengan Taiwan Institute of Sports Science (TISS) untuk mengembangkan penerapan teknologi analisis gerak berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi tersebut ditujukan untuk memperluas akses terhadap metode pelatihan olahraga dengan standar profesional.
Melalui penyelenggaraan tahun ini, Go Healthy with Taiwan diharapkan dapat memperluas kolaborasi internasional sekaligus mendorong lahirnya solusi kesehatan yang tidak berhenti pada tahap konsep, tetapi memiliki peluang untuk diterapkan secara nyata di berbagai negara.
- taiwan
- inovasi kesehatan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Serie A Italia: Roma Bangkit, Milan dan Juventus Mulai Terancam dalam Perebutan Tiket Liga Champions
-
Saat Pasien Tetap Sadar di Meja Operasi: Inovasi Baru dalam Penanganan Tumor Otak
-
Indonesia Dinilai Punya Peran Strategis dalam Pengembangan AI untuk Sektor Kesehatan ASEAN
-
IKM Kosmetik Naik Daun! Ekspor Tembus USD473 Juta, Kemenperin Siapkan Jurus Baru
-
Pemkab Murung Raya Bentuk Tim Khusus Awasi Distribusi BBM di Tengah Kelangkaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.