• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • President University Raih ...

President University Raih Juara Student Design Sprint Competition 2026

Minggu, 02 Agu 2026, 21:38 WIB

JAKARTA — Tim mahasiswa President University meraih juara pertama dalam Student Design Sprint Competition 2026 yang digelar PT NS BlueScope Lysaght Indonesia bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Komisariat Wilayah Bekasi. Mereka dinobatkan sebagai pemenang melalui karya berjudul “Simpul Harmoni” setelah melewati proses penilaian oleh dewan juri.

Kompetisi tahun ini mengangkat tema “Small Intervention, Big Impact: Reimagining Campus Elements with Steel”. Para peserta ditantang merancang Student Hub dengan memanfaatkan material baja sebagai elemen utama, sekaligus menghadirkan desain yang fungsional, inovatif, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan kampus.

Ket. Foto: Tim mahasiswa President University. Mereka meraih juara pertama dalam Student Design Sprint Competition 2026 yang digelar PT NS BlueScope Lysaght Indonesia bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Komisariat Wilayah Bekasi. — Sumber: BlueScope

Sebanyak 39 mahasiswa dari enam perguruan tinggi mengikuti kompetisi tersebut. Keenam perguruan tinggi itu adalah Universitas Pelita Bangsa, Universitas Krisnadwipayana, President University, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Trisakti, dan Universitas Gunadarma.

President Director PT NS BlueScope Lysaght Indonesia Felix Gustiar mengatakan kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi material baja kepada mahasiswa, terutama dalam konteks arsitektur dan konstruksi. Langkah tersebut penting di tengah masih rendahnya utilisasi baja di Indonesia, khususnya pada sektor konstruksi.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam membentuk generasi arsitek yang inovatif dan adaptif. Melalui Student Design Sprint Competition 2026, kami berharap dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus membuka perspektif baru mengenai pemanfaatan baja dalam dunia arsitektur,” ujar Felix dalam keterangannya pada hari Kamis (30/7).

Mahasiswa Didorong Berpikir Kritis

Ketua IAI Komisariat Wilayah Bekasi Ar. Imam Setio Sucahyo menilai kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menghasilkan desain, tetapi juga wadah bagi mahasiswa mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan dalam dunia profesional.

Menurut Imam, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengasah cara berpikir kritis, kemampuan berkolaborasi, serta keterampilan mempresentasikan gagasan di hadapan praktisi.

“Sinergi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dan industri merupakan langkah penting dalam mempersiapkan calon arsitek yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan dan tantangan dunia kerja yang terus berkembang,” tutur Imam.

Dalam pelaksanaannya, setiap tim memperoleh waktu untuk mengembangkan gagasan sebelum mempresentasikan rancangan di hadapan dewan juri. Penilaian tidak hanya berfokus pada kualitas visual desain. Dewan juri juga mempertimbangkan aspek fungsionalitas, inovasi, keberlanjutan, serta relevansi solusi yang ditawarkan terhadap kebutuhan pengguna di lingkungan kampus.

Dewan juri terdiri atas Ar. Nurseto Nugroho, Associate Architect Aboday Design; Ar. Aris Nuryahya, Associate Architect UrbanPlus; Stanislas Dinda, Technical Marketing Manager PT NS BlueScope Lysaght Indonesia; serta Ar. Sigit Supriadi dari IAI Bekasi.

Diawali Webinar Pra-Kompetisi

Student Design Sprint Competition 2026 juga dilengkapi dengan rangkaian webinar pra-kompetisi yang digelar dua pekan sebelum pelaksanaan Design Sprint. Webinar tersebut dirancang untuk memberikan gambaran mengenai proses perancangan secara praktis sekaligus membekali peserta sebelum memasuki tahap kompetisi.

Sejumlah praktisi dihadirkan sebagai narasumber, yakni Ar. Vicentius Hermawan, Director of Architecture & Partner UrbanPlus; Ar. Gregorius Agie Aditama, Director of Operations Aboday Design; serta Stanislas Dinda, Technical Marketing Manager PT NS BlueScope Lysaght Indonesia.

Melalui rangkaian tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan gagasan desain, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memahami proses kerja dan tantangan yang dihadapi praktisi arsitektur di dunia nyata.

Penyelenggara berharap Student Design Sprint Competition dapat menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa, organisasi profesi, dan industri. Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang melalui berbagai program berikutnya untuk mendukung lahirnya generasi arsitek yang inovatif dan adaptif serta memiliki kesiapan menghadapi kebutuhan pembangunan lingkungan binaan di masa mendatang.

  • President University
  • Arsitektur
  • material baja
  • Student Design Sprint 2026
  • BlueScope Lysaght
  • IAI Bekasi
  • Desain Arsitektur
  • Konstruksi Baja
  • Mahasiswa Arsitektur
  • Student Hub
  • Inovasi Arsitektur
  • Sustainable Architecture
  • Pendidikan Arsitektur

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.