- Home
-
- Megapolitan
-
- Perpustakaan Harus Bisa Me...
Perpustakaan Harus Bisa Menjadi Ruang Publik untuk Memperkuat Pembelajaran
Selasa, 07 Jul 2026, 12:28 WIBJAKARTA â Masyarakat harus membiasakan diri datang ke perpustakaan untuk memperkuat keilmuan. Harapan ini disampaikan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat membuka kembali Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang di lantai 7 dan 8 Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7). Perpustakaan yang sempat berhenti beroperasi pada 2020 itu telah direvitalisasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta dengan wajah, layanan, dan konsep yang lebih modern.
"Syukurlah, hari ini perpustakaan yang memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi ini telah kami sempurnakan, perbaiki, dan permudah layanannya. Nantinya, perpustakaan ini akan beroperasi hingga pukul 22.00 WIB, sama seperti Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki," ujar Gubernur Pramono saat meresmikan Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang.
Ia berharap perpustakaan tersebut menjadi ruang publik yang mendukung kegiatan belajar, penelusuran informasi, penelitian, serta pengembangan wawasan masyarakat.
"Saya yakin perpustakaan ini akan menjadi referensi baru bagi anak-anak kita untuk mencari informasi, membaca, bertemu, dan berdiskusi. Mudah-mudahan fasilitas yang tersedia dapat mendukung kebutuhan pelajar hingga mahasiswa. Nanti saya juga akan meminta agar koleksi bukunya terus ditambah dan dilengkapi," tuturnya.
Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang menyediakan lebih dari 20.000 eksemplar koleksi buku yang terdiri atas Koleksi Serah Simpan, Koleksi Umum, Koleksi Referensi, dan Koleksi Khusus Kejakartaan.
Berbagai fasilitas juga tersedia, antara lain ruang baca, area belajar dan bekerja, Serambi Jakarta, Serambi Nada, Ruang Lokakarya, Aula Gemar Baca, bilik privat, bilik diskusi, bilik multimedia, kios katalog, loker, Aksa Rasa, serta layanan sirkulasi, penelusuran informasi, dan bimbingan pemustaka.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembukaan kembali perpustakaan tersebut. Menurutnya, peresmian Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang menjadi langkah penting untuk memperkuat infrastruktur pengetahuan di Jakarta.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua pihak sehingga Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang dapat kembali dibuka. Semoga perpustakaan ini menjadi ruang baru untuk mengembangkan kecakapan literasi masyarakat yang kita bangun bersama," kata Nasruddin.
Dengan dibukanya kembali Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang kolaborasi bersama mitra strategis, mulai dari penerbit, komunitas, penulis, pegiat literasi, peneliti, hingga institusi pendidikan.
Perpustakaan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang komunal yang inklusif untuk memperkuat budaya literasi, melestarikan karya, dan mendorong kolaborasi kreatif demi kemajuan Jakarta.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Pemprov Sulawesi Selatan Percepat Pengerjaan Jalan untuk Dukung Distribusi Barang
-
Rehabilitasi Perpustakaan untuk Hidupkan Semangat Belajar di Kebumen
-
Waspada! Siklon Jenna di Samudra Hindia Barat Daya, BMKG Ingatkan Picu Gelombang Laut Enam Meter
-
Kapolri Resmi Lantik Kalemdiklat Polri dan Lima Kapolda Baru.
-
Mengoptimalkan Layanan Perpustakaan untuk Meningkatkan Wawasan Warga Binaan Pemasyarakatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.